Suara Denpasar - Tidak berani pasang target pada Piala AFF U-23 kali ini, Bung Towel kritik keras PSSI karena membuat Shin Tae Yong terlalu nyaman menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23.
Shin Tae Yong dianggapnya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dengan bayaran termahal. Akan tetapi hasil kinerja pelatih yang berasal dari Korea tersebut dinilai buruk dan tidak sesuai ekspektasi.
Menurut sang pengamat sepakbola tersebut, Timnas Indonesia U-23 tetap saja tidak mampu bermain bagus meskipun di bawah asuhan pelatih dengan bayaran mahal tersebut.
Bung Towel berpendapat, walaupun Timnas Indonesia U-23 bermain buruk dan tidak sesuai harapan banyak orang, tetap saja status Shin Tae Yong tetap dinyatakan aman.
Bung Towel juga menyayangkan kejadian yang sekarang ini terjadi di persepakbolaan tanah air bahkan ia tega menyebut jika apa yang telah dilakukan PSSI bersifat aneh.
"Yang anehnya mungkin, Shin Tae Yong jadi selamat karena tidak dibebani target. PSSI, BTN tidak membebani target apapun, menurut saya menyedihkan," kata Bung Towel, dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube NALAR TV INDONESIA dan bandung.suara.com, pada Selasa (22/8/2023).
Ia juga menyindir jika PSSI tak berani pasang target selama di Piala AFF.
"Selevel kita, di negara Asean, engga berani pasang target di AFF, menurut saya menyedihkan," tambahnya kemudian.
"Jadi buat apa kita pakai pelatih mahal-mahal, sekaliber Shin Tae Yong kalau engga ada target, kalau menangnya cuma 1-0," ucapnya kemudian.
Baca Juga: Kiper KMSK Deinze Yakin Marselino Ferdinan Mampu Bawa Tim ke Liga 1 Belgia karena Hal Ini
Bung Towel menambahkan juga, jika percuma saja Indonesia melibatkan pelatih dengan bayaran mahal akan tetapi prestasi nihil.(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?