Suara Denpasar - Nama Febri Hariyadi tampaknya kini sudah tidak lagi masuk ke dalam daftar anak emas Persib Bandung. Hal ini terlihat dari sedikitnya ia bermain selama dua musim terakhir.
Sebagaimana diketahui, Febri Hariyadi merupakan salah satu pemain yang berposisi sebagai striker sekaligus winger kanan di Persib Bandung. Dia sudah bergabung ke skuad Pangeran Biru sejak 2016 silam atau sekitar 7 tahun lalu.
Winger jebolan Diklat Persib Bandung itu telah menunjukkan skill bermainnya sejak masuk tim junior sepak bola klub asal kota kelahirannya, yaitu Persib Bandung Youth.
Dengan penampilan apiknya inilah, Febri Hariyadi akhirnya resmi gabung klub utama berjuluk Maung Bandung pada 1 Januari 2026.
Di awal-awal perjalanan kariernya bersama Persib, Febri hampir selalu menjadi pilihan untuk setiap pelatih. Namanya bahkan mencuat saat membela Maung Bandung pada ajang Piala Jenderal Sudirman 2015.
Dalam laga tersebut, ia sudah dipercaya turun sejak menit awal dan mencetak gol ke gawang Persela Laporan. Meski saat itu dia baru berusia 19 tahun, namun Febri mampu membuka debut pertamanya bersama tim senior dengan raihan yang manis.
Dia juga menjadi sosok yang tak tergantikan untuk pelatih seperti Mario Gomez ataupun Robert Rene Alberts selama musim2018-2019. Karena itu, Bobotoh selalu menganggap dirinya sebagai anak emas Persib.
Pada musim 2018, Febri bermain dalam 17 laga dengan torehan satu gol dan tiga assist. Di 2019, ia mampu membukukan sembilan gol dan delapan assist dalam 28 penampilan.
Selepas itu, Febri hanya mampu memberikan kontribusi dua gol dan 2 assist meski mendapat kesempatan tampil dalam 29 pertandingan. Ia seakan mulai kehilangan sentuhan magisnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Dicurangi Wasit Thailand, AFF Umumkan Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal karena Ini?
Berlanjut di 2022-2023, Febri hanya bermain sebanyak 19 laga dan mayoritas ia berada di bangku cadangan. Hanya empat pertandingan di mana ia menjadi starter, dan tiga di antaranya bermain penuh 90 menit.
Nasib Febri Hariyadi di musim 2024-2024 yang saat ini tengah berlangsung kian mengkhawatirkan. Ia hanya dimainkan dalam 3 pertandingan dan belum sekalipun menyumbang gol bagi Persib Bandung.
Dengan kondisi dirinya yang tak lagi masuk daftar pemain piliha utama pelatih Bojan Hodak, tentu saja hal ini bisa mengancam karier Febri Hariyadi dalam dunia sepak bola.
Bahkan, bila performanya semakin menurun, pemain bernomor punggung 13 itu bisa saja terdepak dari Persib Bandung. (*)
Berita Terkait
-
Gegara Dipermalukan Persib Bandung Di Kandang Sendiri, Suporter PSIS Semarang Minta Manajemen Evaluasi Eks Bintang Persebaya
-
Kalahkan PSIS Semarang di Kandang, Persib Bandung Malah Kena Cibiran SneX, Bobotoh Terima?
-
Ketum PSSI Usulkan Wasit Wanita Pimpin Liga 1, Niat Baik Erick Thohir Ini Malah Kena Sempro Warganet
-
Ingin Pertandingan Liga 1 Dipimpin Wasit Wanita, Rencana Erick Thohir Ini Didukung Warganet: Biar Jadi Tamparan Bagi Mereka
-
Tak Puas dengan Hukuman Asep Berlian, Bobotoh Minta Erick Thohir Usut Wasit di Laga Persib Bandung vs Dewa United
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?