Suara Denpasar - Bomber Persib Bandung, yakni David da Silva dikabarkan telah mengirim kode merapat ke Persebaya Surabaya.
Kabar ini tercuat setelah David da Silva membagikan ulang instastory rekan setimnya saat masih berada di Persebaya Surabaya yang tak lain ialah Diogo Campos.
Dalam unggahannya itu, Campos terlihat kembali membagikan momen saat dirinya berhasil menyodorkan umpan terbososan yang dimanfaatkan dengan baik oleh David da Silva, hingga kombinasi keduanya ini berhasil mencetak gol untuk skuad Bajul Ijo saat berhadapan dengan PSIS Semarang di pertandingan pekan ke 19 Shopee Liga 1 2019 silam.
Unggahan Campos yang menandai dirinya itu kemudian dibagikan ulang oleh David da Silva lewat akun Instagram pribadinya.
Gegara unggahan inilah, para pendukung Persebaya Surabaya alias Bonek meyakini postingan tersebut sebagai bentuk kode yang diberikan sang pemain.
"Si gundul David Da Silva ngasih kode mat," kata salah satu akun fanbase Persebaya Surabaya, @psbynews pada Jumat (25/8/2023).
Isu merapatnya David da Silva lewat kode itu pun turut disetujui Bonek lainnya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang kini meminta pihak manajemen hingga istri bos Persebaya Ivo Ananda agar kembali membawa pulang pemain yang saat ini berada di kota Bandung itu ke Surabaya.
"Aku setuju nek David da Silva iki direkrut. Tapi cak David nek gae jangka panjang wes gak nuutut. Yok yang muda ki semangat," kata akun @baretta_he
"Duo Brazil saling kode'an predator pada masanya angkut lagi," tulis akun @b0113k.
Baca Juga: Usai Persija Jakarta Diobok-obok Dewa United, Thomas Doll Disarankan Jakmania Lakukan Ini
"Wes taa...wes dikode iku lho jolll @officialpersebaya nganteni opo???" tambah akun @donnyardo2406.
"@ivoananda bu press bawa DDS pulang yok," pinta akun bernama @elviragayatri.
Jika benar Persebaya Surabaya tertarik pada jasanya, maka mereka masih memiliki peluang mendatangkan David da Silva pada jendela transfer paruh kedua.
Terlebih, kontrak David da Silva di Persib Bandung juga bakal segera berakhir akhir tahun ini atau tepat di tanggal 30 Desember 2023. (*)
Berita Terkait
-
Usai Pecah Telur di Persebaya Surabaya, Song Ui-young Kini Dipanggil Timnas Singapura
-
PSSI-nya Singapura Rilis 28 Pemain untuk Lakoni 2 Laga FIFA Match Day, Gelandang Persebaya Surabaya Song Ui-young Termasuk?
-
Bukan Lagi Anak Emas Persib Bandung, Nasib Febri Hariyadi Kini Terancam?
-
Ayah Kapten Persebaya Surabaya Resmi Jadi Pelatih Arema FC, Ze Valente Ikut Digoda Aremania: Sini Join
-
Bobotoh Full Senyum! Usai Kalahkan PSIS Semarang, Persib Bandung Akhirnya Selamat dari Zona Degradasi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%