Suara Denpasar - FIFA mengadakan pengecekan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, menjelang penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yang sebentar lagi diadakan di Indonesia.
"Soal Stadion Manahan Solo tinggal fasilitas saja, kalau arena pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 tidak ada masalah dari FIFA," ucap Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta Rini Kusumandari, dilansir dari sumatera.suara.com, Selasa (29/8/2023).
Rini menjelaskan jika tim FIFA memberikan sejumlah catatan yang harus dibenahi dari Stadion Manahan Solo secara garis besarnya saja, karena penjelasan yang lebih terperinci nantinya disertai adanya rekomendasi dan akan disampaikan melalui rapat khusus.
Catatan yang diberikan oleh tim FIFA terkait Stadion Manahan Solo, di antaranya:
1. Tim FIFA memberikan sorotan terkait tribun railing yang berada di depan ruang VIP yang harus segera dipotong karena akan mengganggu pemandangan.
2. Tim FIFA menyoroti adanya jumlah sumur hanya mempunyai satu unit. Padahal dalam mengisi tandon air dengan ukuran 1.200 kubik diperlukan lebih dari satu sumur supaya dapat terisi dengan cepat.
3. Tim FIFA meminta agar Stadion Manahan Solo memiliki dua security server, masing-masing berada di Stadion Manahan dan satu lagi berada di dekat kantor Manahan.
Tim FIFA juga meminta supaya Server kantor dengan stadion untuk disatukan, sehingga bisa dipantau melalui pusat sehingga jauh lebih efisien maupun mengenai operasional yang digunakan.
"Jadi petugas tidak hanya memantau saja, tetapi mereka bisa dimana fokus yang menjadi perhatian," katanya.
4. Tim FIFA mengungkapkan jika jumlah furniture dan perabotan yang ada di Stadion Manahan Solo, jumlahnya masih kurang.
Rini menjelaskan jika khusus furniture menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Surakarta, akan tetapi untuk yang fisik menjadi tanggung jawab dari Kementerian PUPR. Kemudian perlu adanya penambahan platform kamera ya g nantinya dipasang di tribun dan ini menjadi tugas dan tanggung jawab dari Kementerian PUPR.
"Kami pemerintah kota menganggarkan furniture dan platform kamera di ruang konferensi pers yang harus ada platform kamera," tambahnya kemudian.
Sementara itu, dari segi area pertandingan yang nantinya dipakai pemain seperti rumput dan lainnya sudah tidak terdapat masalah.
FIFA direncanakan akan kembali ke Solo pada September mendatang untuk melakukan pengecekan kembali, dan meminta seluruh persiapan di Stadion Manahan Solo sudah selesai sebelum mereka datang. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Sambangi Stadion Manahan Solo, FIFA Soroti Tribun Railing hingga Sumur Stadion
-
Senasib dengan JIS, Rumput Stadion Manahan Solo Turut Disorot Jelang Kedatangan FIFA, Gibran Turut Komentar
-
Jelang Kedatangan FIFA, Pemkot Solo Lakukan Pemangkasan Rumput Stadion Manahan, Gibran: Biar Pantulan Bolanya Bagus
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?