Suara Denpasar - Setelah beruntun gagal mendulang kemenangan, pelatih Persija, Thomas Doll banyak mendapatkan kritikan. Kritikan ini datang dari penggemar Persija (Jakmania). Mereka menyoroti soal gaya permainan Persija yang saat ini sudah mudah dibaca lawan.
“Ganti strategi kali ya PR-nya TD (Thomas Doll). Cara bermain Persija Jakarta udah sering banget kebaca lawan. Oke awal-awal TD datang bawa ‘modern football’. Tapi lama-lama lawan juga belajar, mengikuti dan makin bagus. Harusnya TD lebih punya banyak opsi strategi,” tulis akun Twitter (sekarang X) @arez_jakers di kolom komentar @indosuporter pada Senin (28/08/2023).
Karena kritik tersebut, Thomas Doll akhirnya mengevaluasi pertahanan timnya sebelum menghadapi Persib Bandung mendatang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa timnya tidak mudah kebobolan lagi.
Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan matchday ke-11 BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada tanggal 2 September mendatang.
Sebelumnya, Persija Jakarta menghadapi hasil yang kurang memuaskan. Selama bulan Agustus, tim ini mengalami periode yang sulit, terutama dalam hal pertahanan. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka selalu kebobolan.
Satu-satunya kemenangan yang berhasil mereka raih adalah melawan PSS Sleman pada tanggal 4 Agustus 2023. Selanjutnya, mereka bermain imbang 1-1 dengan Borneo FC, kalah 0-2 dari Madura United, bermain imbang 2-2 dengan Arema FC, dan kalah 0-2 dari Dewa United.
Dalam total delapan dari sebelas gol yang mereka terima dalam lima pertandingan terakhir.
Thomas Doll sangat menyadari bahwa tren negatif ini harus segera dihentikan. Ia ingin memastikan bahwa pertahanan timnya lebih kuat saat menghadapi Persib.
Menurutnya, timnya belum mampu untuk berkonsentrasi selama 90 menit dalam menjaga gawang mereka tetap aman. Pertahanan mereka hanya kuat selama sekitar 60-75 menit.
Baca Juga: Jelang Kontra Persija Jakarta, Bobotoh Minta Persib Bandung Mainkan Mantan Anak Emas Luis Milla
“Kami memerlukan konsentrasi pertahanan selama 90 menit atau lebih, bukan hanya 60 atau 75 menit. Itu adalah perubahan utama yang diperlukan oleh tim,” kata Thomas Doll seperti dilansir dari Suara.com pada Jumat (01/09/2023).
Selain itu, banyaknya perubahan dalam barisan pertahanan Persija selama bulan Agustus juga diyakini telah mempengaruhi kinerja pertahanan mereka.
Kehilangan pemain penting seperti Muhammad Ferrari yang absen selama tujuh pertandingan karena pendidikan kepolisian serta Hansamu Yama yang absen selama empat pertandingan karena cedera lutut juga memberikan dampak negatif pada pertahanan tim. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
Penyidik Masih Tunggu Izin Presiden untuk Periksa Ahmad Dhani, Rayen Pono: Udah Kayak Drama Korea
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Trending di X, Ini Penjelasannya
-
Apakah Boleh Memakai Lip Balm sebelum Lipstik? Ini 4 Rekomendasi agar Bibir Lebih Mulus
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari: Sikat Pemain 117, Draf UTOTY, dan Rank Up
-
Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum