Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengaku langsung memantau pantai Kuta dan melihat kondisi pantai yang sangat kotor.
Wayan Koster mengatakan tidak mendapat laporan dari masyarakat terkait Pantai Kuta yang kotor itu, melainkan disimpulkan dari hasil kunjungan.
"Bukan laporan, saya lihat langsung keliling sana. Saya gak suka pakai laporan, datang langsung," katanya saat ditemui di Kampus Unud Jimbaran, Bali, Jumat (1/8/2023).
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu mengaku saat melakukan kunjungan ke Pantai Kuta dia melihat pantainya kotor dan pohon-pohon disekitaran pantai juga tidak terurus.
"Yang paling parah itu Kuta. Sanur bagus, Karangasem bagus, Klungkung bagus," ucapnya.
Namun demikian, Wayan Koster enggan menegur anak buahnya di struktural PDI Perjuangan Provinsi Bali itu. Mengingat Giri Prasta sebagai Bupati Badung sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung.
Katanya tidak perlu ditegur, karena sudah mengerti. Tinggal carikan tukang kebersihan untuk membersihkan Pantai Kuta.
"Gak perlu ditegur karena sudah cukup ngerti, masa yang kayak gitu ditegur. Ya dikerjakan, gampang sekali, tinggal bawa tukang kebersihan sama tukang pohon aja," sarannya. (*/Ana AP)
Baca Juga: Sah! Sang Made Mahendra Jaya jadi Pj Gubernur Bali, Wayan Koster: Tunggu Saja
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?