Suara Denpasar - Mantan pelatih Bhayangkara FC, yakni Paul Munster terpantau diikuti oleh akun Instagram dokter tim Persebaya Surabaya, dr. Ahmad Ridhoi.
Hal ini pun lantas menjadi perbincangan hangat di kalangan para pendukung Persebaya Surabaya atau yang kerap disebut Bonek.
Pasalnya, Paul Munster sendiri merupakan salah satu nama yang masuk ke dalam daftar kadidat pelatih baru Persebaya Surabaya untuk menggantikan posisi yang sudah ditinggalkan Aji Santoso.
Karena itulah, saat mendapati akun Instagram sang pelatih diikuti salah satu bagian penting tim Persebaya Surabaya, Bonek pun langsung menyoroti hal ini secara seksama.
"Instagram-nya Paul Munster terpantau telah diikuti oleh dokter Persebaya Surabaya," tulis akun pengulas berita seputar skuad Bajul Ijo, @psbynews dalam keterangan Instagram-nya.
Tak pelak, postingan itu pun kini mengundang Bonek lainnya untuk berkomentar. Tak sedikit dari mereka yang mengartikan momen diikuti bagian dokter tim skuad Bajul Ijo itu sebagai bentuk kode sang pelatih telah mencapai kesepakatan dengan pihak manajemen.
"Kode iki rek (Kode ini, kawan)," kata akun bernama @roebelok.
"Bismillah coach PM (Paul Munster) done deal Persebaya Surabaya," kata akun @hendriiputra_ memprediksi sang pelatih telah mencapai kesepakatan gabung untuk menukangi skuad Bajul Ijo.
"Wes ndang diresmikno (Wah tinggal diresmikan)," kata @mr_maskur berpendapat jika Paul Munster selangkah lagi tinggal diresmikan oleh pihak manajemen.
Selain mengomentari soal kode tersebut, ada pula beberapa Bonek yang menilai bahwa belum diumumkannya sang juru taktik baru bukan karena pihak manajemen lelet dalam meresmikan, melainkan dari pihak pelatihnya yang perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan menerima tawaran dari Persebaya.
"Manajemen gak lambat, rekrut pelatih yang masih punya kontrak itu kadang gak gampang apalagi pelatih tersebut bagian dari Dirtek sebuah tim pasti ada pertimbangan-pertimbangan yang dia pikirkan sebelum akhirnya terima kontrak dari tim lain," kata akun @ddik.xy berpendapat.
"Manajemen gak lemot rek kan dee dirtek Brunei PM. Sedangkan bulan awal September FIFA Matchday, negoro e yo FMD, ketoke teko e rdok telat (paling)," tambah akun @wildanalhll_ mengungkap hal yang sama.
Sekadar diketahui, sebelum menjadi Direktur Teknik Timnas Brunei Darussalam, Paul Munster tercatat baik sebagai pelatih Bhayangkara FC sejak 2019-2022.
Meski baru pertama kali menukangi tim asal Asia, Munster telah membuktikan bahwa ia adalah sosok yang tepat dengan membawa skuad berjulukan The Guardians tersebut tampil selalu konsisten menjadi penantang gelar hingga bertengger di papan atas pada gelaran Liga 1 2021/2022.
Sebagai pelatih, Paul Munster juga telah menyandang lisensi Pro UEFA. Sehingga kemampuannya tidak perlu diragukan lagi.
Dengan prestasinya yang cukup gemilang tersebut, tak heran bila sosoknya kini menarik perhatian Persebaya Surabaya untuk menjadikannya sebagai kandidat kuat pelatih baru, menggantikan Aji Santoso. (*)
Berita Terkait
-
Bukan ke Persebaya Surabaya, Bonek Sebut Paul Munster Bakal Jadi Pelatih Baru Bali United, Gantikan Coach Teco?
-
Paul Munster Fix Gantikan Aji Santoso Jadi Pelatih Persebaya Surabaya? Bonek: Feeling-ku Sih Divaldo Alves
-
Usai Pelatih Baru Persebaya Surabaya Tiba, Coach Uston Nawawi Bakal Tangani Dua Jabatan Ini?
-
Aji Santoso Jadi Bulan-bulanan Bonek, Usai Ditaklukan Tim Asuhan Ayah Kapten Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut