Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir kini disenggol para pendukung Timnas Indonesia untuk bertanggung jawab atas cedera parah yang dialami Irfan Jauhari.
Irfan Jauhari dikabarkan terpaksa harus absen bermain sepak bola kurang lebih 9 bulan. Ini terjadi setelah penyerang Persis Solo itu memperkuat Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Vietnam U-23 di Piala AFF U-23 2023 beberapa pekan lalu.
“Pada laga perdana Timnas Indonesia U-23 di ajang AFF kontra Timnas Malaysia U-23 (pada 18 Agustus), Irfan Jauhari mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan jalannya pertandingan,” demikian pernyataan resmi Persis Solo, sebagaimana dikutip Suara Denpasar, Jumat (1/9/2023).
Setelah menjalani perawatan medis dan proses MRI, anak asuh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-23 itu didiagnosa menderita total tear ACL dan Meniscus Lateral Tear. Tak main-main, kondisi ini kemudian membuat Irfan Jauhri mesti beristirahat total selama 6-9 bulan.
Menepinya sang pemain pasca membela Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2023 di Thailand ini rupanya memantik rasa sebal dari para pecinta sepak bola.
Banyak dari mereka yang menyayangkan sang pemain cedera gara-gara turnamen yang tidak ada dalam kalender FIFA. Tak hanya itu, warganet pecinta sepak bola itu bahkan kini mempertanyakan tanggung jawab PSSI, khususnya sang ketua umum yakni Erick Thohir atas musibah ini.
"Kek gini tanggung jawabnya siapa untuk perawatan PSSI atau tim?" kata salah satu warganet bernama @darrylramadhann mempertanyakan tanggung jawab federasi, dilansir dari kolom komentar cuitan Twitter @indosupporter pada 31 Agustus 2023.
"Kalau udah cedera gini PSSI mau nge cover?" kata akun @parkyshall mempertanyakan hal serupa.
"Sedih yak, udah bukan turnamen resmi, eh dapat cedera. Yang bayar gaji tetap Persis atau Sumardji yak?" tambah akun bernama @tickolatianto.
"Rehat 6 bulan karena karena AFF sih konyol prime Jauhari terbuang demi gengsi," kata akun @nbobyyy menambahkan.
Selain itu, ada pula dari mereka yang kini kembali menyinggung soal cekcok antara para pelatih klub dan pihak federasi saat mereka tidak mau melepas para pemainnya ke turnamen tersebut.
"Ketum @PSSI atau coach Indra Sjafri yang kemarin gembar gembor klub nasionalisme, sekarang mau tanya kalau sudah gini kompensasi buat klub apa? Kalau timnas di FMD ada kejadian gini, FIFA ikut beri konvensasi ke klub ini bukan kalendr FIFA, @pssi masa gak ngerti," kata akun @iyehmilanistii seraya mencolek akun Twitter PSSI.
"Nah loh kan berarti klub-klub yang nahan pemain ke piala ciki jelas kagak salah. Kalo gini ferderasi angkat tangan wkwk,'' kata akun @WahyuDi33294660 ikut menyalahkan PSSI. (*)
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pasang Badan Bela Bima Sakti, Usai Dihardik Gegara Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Korea Selatan 0-1
-
Cek Fakta: Shin Tae-yong Terbahak-bahak, Usai Timnas Indonesia U-17 Asuhan Bima Sakti Dipermalukan Korea Selatan 1-0
-
Cek Fakta: Ketum PSSI Marah Besar Usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Korea Selatan 0-1, Erick Thohir Langsung Buat Keputusan Mengejutkan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'