Suara Denpasar – Laga Persebaya Surabaya kontra Borneo FC harus tercoreng lantaran diwarnai aksis rasisme oleh oknum bonek mania. Caretaker Bajol Ijo, Uston Nawawi pun pasang badan melihat anak asuhnya jadi korban rasisme.
Aksi rasisme tersebut ditujukan pada bek Persebaya Yohanes Kandaimu, lantaran aksi blundernya yang membuat gol bunuh diri pada extra time babak pertama. Sehingga membuat skor berakhir 1-1 di babak pertama.
Dilansir dari akun fanbase @persebayafans.27 oknum bonek mania tersebut memberikan komentar tak terpuji pada kolom Instagram Persebaya. Ia menyebut mantan pemain Persita tersebut menyerupai hewan kera dan meminta managemen untuk mencoret dari tim.
“SAY NO TO RACISM! Paido (kritik) boleh tapi sewajarnya. Tapi ya jangan sampai Rasis seperti ini. Mimin ga bisa membenarkan perbuatan seperti ini. Ditunggu klarifikasi dan itikad baiknya untuk meminta maaf langsung @r_verde12,” tulis akun @persebayafans.27.
Sementara itu, caretaker Persebaya Uston Nawawi menyayangkan aksi rasisme yang dilakukan oleh oknum bonek mania tersebut.
Dilansir dari antarajatim.com Uston Nawawi menilai anak-anak asuhnya telah menjalankan perintah dan taktik dengan baik hingga berhasil mengamankan 3 poin di kandang.
Ia tak menampik bila Kandaimu melakukan beberapa kesalahan di lapangan. Namun, hal tersebut menjadi hal yang biasa dalam pertandingan sepakbola.
“Menurut saya semua pemain bermain cukup bagus, termasuk Kandaimu. Meskipun ada beberapa kesalahan, namun ia sudah bermain bagus,” jelasnya.
Sementara itu, melalui akun Instagram @officialpersebaya, pihak managemen juga menyayangkan aksi rasisme yang menimpa salah satu pemain Bajol Ijo.
Baca Juga: Ternyata Gara-Gara Bonek? Yahya Alkatiri Tak Kunjung Umumkan Pelatih Baru Persebaya
“Kita Persebaya! #KamiKandaimu. Mari bermedia sosial dengan bijak. Kritik boleh tapi jangan sampai menyinggung personal, keluarga apalagi SARA yang tidak ada hubungannya dengan sepak bola,”tulis akun @officialpersebaya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?