News / Nasional
Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memantau revitalisasi salah satu sekolah tertua di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan [Suara.com/ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen]
Baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp14 triliun secara nasional.
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan penyaluran bantuan telah dimulai bagi 3.408 sekolah dari 4.838 kerja sama yang telah disepakati.
  • Prioritas revitalisasi difokuskan pada sekolah terdampak bencana alam, wilayah tertinggal, terdepan, terluar, serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat.

Suara.com - Pemerintah menargetkan Program Revitalisasi Sekolah akan menjangkau sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2026 dengan anggaran Rp14 triliun.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan target tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan nasional.

"Bapak Presiden (Prabowo Subianto) beberapa kali menyampaikan itu, sehingga pada tahun 2026 program revitalisasi dapat menyasar 71.744 satuan pendidikan," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Mendikdasmen menjelaskan pelaksanaan program revitalisasi untuk tahun 2026 sudah mulai berjalan.

Hingga kini pemerintah telah merampungkan ribuan kerja sama dengan satuan pendidikan serta mulai menyalurkan bantuan dengan total Rp2,6 triliun.

Saat ini pihaknya telah menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan 4.838 satuan pendidikan, dengan penyaluran bantuan yang telah menjangkau 3.408 sekolah.

Sejumlah proyek revitalisasi juga telah memasuki tahap awal pembangunan di berbagai daerah.

Lebih lanjut Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pemerintah menetapkan prioritas dalam pelaksanaan program revitalisasi tahun 2026.

Fokus utama diberikan kepada sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Baca Juga: Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

"Pada tahun 2026 revitalisasi diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang rusak sebagai dampak dari bencana. Sekolah-sekolah yang terdampak dari bencana alam baik yang di Sumatera maupun di wilayah lain di Indonesia," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga memprioritaskan sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat meskipun tidak berada di wilayah bencana maupun 3T.

Load More