Suara Denpasar - Bek Persebaya Surabaya, Yohanes Kandaimu menjadi sasaran rasisme oknum Bonek mania di pertandingan kontra Borneo FC.
Aksi rasisme oknum Bonek diduga buntut dari performa buruk Yohanes Kandaimu saat membela Persebaya Surabaya melawan Borneo FC.
Pada laga tersebut, Yohanes Kandaimu melakukan blunder dengan mencetak gol bunuh diri saat gagal mengantisipasi bola yang diumpan Terens Puhiri.
Blunder itupun membuat suporter kecewa dan membuat oknum Bonek terpancing untuk melakukan rasisme.
Aksi rasisme dilakukan pemilik akun @r_verde12 yang diketahui melalui postingan instastory Ernando Ari Sutaryadi.
"Coret kera Kandaimu," tulis akun @r_verde12 dikutip dari instastory kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi.
Ernando Ari memposting aksi rasisme tersebut sembari memberikan semangat kepada Yohanes Kandaimu.
Selain itu, Ernando Ari juga menandai akun Instagram Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia atau APPI untuk menindaklanjuti kejadian itu.
Meskipun terdapat aksi yang kurang terpuji dari Oknum Bonek, Persebaya Surabaya tetap berhasil menaklukkan Borneo FC dengan skor akhir 2-1.(*/Ana AP)
Baca Juga: Bek Persebaya Yohanes Kandaimu jadi Korban Rasisme, Uston Nawawi Pasang Badan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'