Suara Denpasar- PSIS Semarang secara resmi melepas 2 pemainnya pada, Minggu (3/9/2023). Bukan untuk membela Timnas Indonesia, melainkan memperkuat tim Liga 2.
Dua pemain yang dilepas tersebut adalah Ridho Syuhada (19 tahun) dan Rizky Dwi Pangestu (24 tahun).
Dikutip melaluiunggahan di laman resmi klub, psis.co.id, kedua pemain tersebut dilepas ke klub Liga 2 dengan status pinjaman.
Ridho Syuhada dipinjamkan ke klub Liga 2 PSMS Medan sedangkan Rizky Dwi Pangestu akan bergabung dengan FC Bekasi City.
Chief Executive Officer (CEO) PSIS Yoyok Sukawi pun mengungkapkan alasan dibalik peminjaman dua pemain tersebut ke Klub Liga 2 tak lain untuk menambah jam terbang di kompetisi.
“Semoga dengan dipinjamkannya mereka berdua dapat menambah jam terbang dan semakin matang saat kembali ke PSIS. Kedua klub tersebut pinjam dengan loan fee ke PSIS,” kata Yoyok Sukawi.
Semetara itu, berdasarkan informasi yang dilansir mellaui transfermarkt.co.id, baik Rizky Dwi maupun Ridho bersama PSIS Semarang pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 ini baru dimainkan dalam empat pertandingan. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Mohammed Rashid Tinggalkan Bali United Usai Kalah dari PSIS Semarang, Gol Bunuh Diri Warnai Kekalahan Serdadu Tridatu
-
Timor Leste Ketiban Untung! Striker PSIS Semarang Gali Freitas Kembali Bela Bumi Lorosae dengan Kualitas Bernilai Rp3,04 M
-
PSIS Semarang Resmi Lepas 2 Pemainnya ke Klub Liga 2, Yoyok Sukawi Ungkap Alasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel