Suara Denpasar - Striker yang tengah naik daun bersama PSIS Semarang, Gali Freitas, mendapatkan panggilan kembali ke Timnas Timor Leste untuk persiapan menghadapi rangkaian pertandingan dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Gali Freitas akan pulang ke negara asalnya, Timor Leste, untuk beberapa hari guna mempersiapkan diri bersama Timnas Timor Leste yang akan menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23 serta FIFA Matchday.
Dikutip dari transfermarkt, Gali Freitas, yang awalnya memperkuat tim Lalenok United dengan nilai transfer sekitar Rp869,08 juta, kini memiliki nilai yang melonjak menjadi sekitar Rp3,04 M setelah bergabung dengan PSIS Semarang.
Dengan kualitas dan pengalaman yang meningkat, Timor Leste akan mendapat banyak keuntungan dari Gali di Piala Asia U-23 2024.
Menurut situs resmi PSIS Semarang, Gali Freitas, yang merupakan pemain asing asal Bumi Lorosae ini, telah mendapatkan pemanggilan dari Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) untuk bergabung sementara dengan Timnas Timor Leste dalam persiapan Kualifikasi Piala Asia U23 dan FIFA Matchday.
Timnas Timor Leste U23 akan berangkat ke Kuwait pada tanggal 7-12 September untuk mengikuti laga kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Gali Freitas dan rekan-rekannya akan bersaing di Grup F bersama Irak, Macau, dan tuan rumah Kuwait.
Yoyok Sukawi CEO PSIS Semarang juga memberikan dukungan penuh untuk Gali Freitas dalam perjuangannya membela tim nasional negara asalnya.
Selain Gali Freitas, dua pemain lain dari PSIS Semarang, Wahyu Prast (dikenal sebagai 'Hulk') dan Alfeandra Dewangga, juga mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan skuad Timnas Indonesia dalam rangka persiapan FIFA Matchday bulan September ini.
Gali Freitas saat ini menjadi salah satu striker andalan di lini depan PSIS Semarang dan telah menjadi pembeda di barisan penyerang klub bersama dengan Carlos Fortes dan Taisei Marukawa. (*/Dinda)
Baca Juga: Selain Teco, Sosok Asing Rp5,21 Miliar Ini Diminta Out Usai Bali United Takluk dari PSIS Semarang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya
-
Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Sadisnya Mahasiswa UIN Suska Ingin Habisi Wanita Dicintai, Siapkan Kapak dan Parang
-
Sosok Hitam di Lantai 18
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
5 Rekomendasi Motor Listrik Murah untuk Wanita, Mulai Rp3 Jutaan
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026: 9 Pilihan Mobil Nissan 60 Jutaan, Cocok Bawa Keluarga Besar ke Kampung
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar