Suara Denpasar – Kegagalan Persija Jakarta mengalahkan Persib Bandung pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2023-2024, Sabtu (2/9/2023) disebabkan oleh adanya oknum pengkhianat yang dilontarkan Pelatih Persija, Thomas Doll.
Thomas Doll menyebut ada oknum yang sengaja ingin menjegal langkah Persija untuk bisa memenangkan laga sarat gengsi melawan Persib pada pekan lalu.
Informasi tersebut diketahui dari unggahan video akun YouTube, LIGANYA WAKANDA yang diunggah pada hari Senin, (4/9/2023).
“Akhirnya Terbongkar!! Thomas Doll Bongkar Penyebab Persija Gagal Lawan Persib Karena Pengkhianat,” tulis akun YouTube LIGANYA WAKANDA di thumbnail konten mereka yang dilansir Suara Denpasar.
Video berdurasi dua menit 27 detik itu telah disaksikan 272 viewers.
CEK FAKTA
Dalam narasi informasi yang disampaikan oleh narator di awal video menyebut bahwa terbongkar skenario menjegal Persija agar gagal mengalahkan Persib.
Narator mengatakan Thomas Doll mengutarakan unek-uneknya yang menyebut Persija sering dirugikan oleh keputusan wasit termasuk laga melawan Persib pekan lalu.
Lalu, saking tak puasnya Thomas Doll dengan hasil yang diraih Persija. Narator menyebut ada oknum yang memiliki masalah pribadi dengan Persija sehingga sering menjegal langkah tim untuk merebut kemenangan.
Narator juga menyertakan kutipan ucapan Thomas Doll namun soal keluhannya terhadap kepemimpinan wasit dan tidak disertai dengan sumber referensi yang kredibel.
Kesimpulan
Informasi yang disampaikan di unggahan konten akun YouTube LIGANYA WAKANDA masih diragukan kebenarannya.
Pasalnya berdasarkan penelusuran Suara Denpasar di laman resmi klub maupun laman resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.
Tidak ditemukan adanya statement dari Thomas Doll yang menyebut adanya oknum pengkhianat di laga Persija vs Persib.
Juru taktik asal Jerman itu hanya mengutarakan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit yang memimpin laga Persija melawan Persib.
“Saya sudah berbicara dengan banyak orang di sekitar saya, pada pertandingan sebelumnya kami mengalami situasi kontak. Kami jarang sekali mendapatkan penalti,” ucap Thomas Doll dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Senin (4/9/2023).
Informasi yang disajikan konten YouTube LIGANYA WAKANDA masih diragukan kebenarannya karena tidak disertai dengan sumber referensi yang bisa dipertanggungjawabkan. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
-
25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding