/
Rabu, 06 September 2023 | 19:40 WIB
Sang Made Mahendra Jaya saat dilantik menjadi Pj Gubernur Bali di Jakarta, pada Selasa, (5/9/2023, kemarin

Suara Denpasar - Sebelum menjadi Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya dikenal sebagai momok bagi premanisme di Bali. Karena itu namanya tidak asing lagi di Bali.

Hal itu saat dia masih menjabat sebagai Ditreskrimum Polda Bali pada tahun 2016. Duet Sang Made Mahendra Jaya dan Kapolda Bali masa itu, Petrus Reinhard Golose berhasil membungkam atau memberantas premanisme di Bali.

Setelah lepas jabatan sebagai Ditreskrimum Polda Bali, dia menjabat sebagai Kasetum Polri dan beberapa jabatan strategis lain sebelum menjadi Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum.

Kini sosok Sang Made Mahendra Jaya kembali ke Bali. Dia mengisi kekosongan jabatan Gubernur Bali karena masa jabatan Wayan Koster sebagai Gubernur dan Cok Ace sebagai Wakil Gubernur Bali (periode 2018-2023) telah berakhir pada tanggal 5 September 2023, kemarin.

Terkait itu, ketika ditanya apakah setelah menjadi Pj Gubernur Bali dia akan kembali memberantas premanisme di Bali sebagaimana yang dilakukan sebelumnya?

Mengingat, saat ini aroma premanisme mulai bermunculan lagi di Bali. Tidak hanya melalui ormas, tetapi juga banyak aksi premanisme yang melibatkan anak di bawah umur. 


Kepada Suara Denpasar Sang Made Mahendra Jaya mengatakan saat ini dia belum sempat menemui Kapolda Bali, Ida Bagus Kd Putra Narendra.

"Saya belum bertemu dengan Bapak Kapolda (Ida Bagus Kd Putra Narendra)," katanya kepada Suara Denpasar melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (6/9/2023).

Selain itu, jebolan Akpol 1989 itu mengatakan akan menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik serta stabilitas politik daerah.

Baca Juga: Fix! Persija Jakarta Hingga Ketua Viking Persib Club Diganjar Sanksi Komdis PSSI, Ini Jenis Pelanggarannya

Kemudian, sebagai Pj Gubernur Bali, dia akan melanjutkan pembangunan yang sudah dicanangkan oleh Wayan Koster sebagai Gubernur Bali sebelumnya. Ia juga akan fokus menyukseskan penyelenggaran pemilu agar kondusif.

"Sebagai Pj (Gubernur Bali) akan menjaga, melanjutkan dan memperkuat program-program yang sudah ada serta program-program lain yang penting dilakukan untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali," tandasnya. (Rizal/*)

Load More