Suara Denpasar - Sebelum menjadi Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya dikenal sebagai momok bagi premanisme di Bali. Karena itu namanya tidak asing lagi di Bali.
Hal itu saat dia masih menjabat sebagai Ditreskrimum Polda Bali pada tahun 2016. Duet Sang Made Mahendra Jaya dan Kapolda Bali masa itu, Petrus Reinhard Golose berhasil membungkam atau memberantas premanisme di Bali.
Setelah lepas jabatan sebagai Ditreskrimum Polda Bali, dia menjabat sebagai Kasetum Polri dan beberapa jabatan strategis lain sebelum menjadi Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum.
Kini sosok Sang Made Mahendra Jaya kembali ke Bali. Dia mengisi kekosongan jabatan Gubernur Bali karena masa jabatan Wayan Koster sebagai Gubernur dan Cok Ace sebagai Wakil Gubernur Bali (periode 2018-2023) telah berakhir pada tanggal 5 September 2023, kemarin.
Terkait itu, ketika ditanya apakah setelah menjadi Pj Gubernur Bali dia akan kembali memberantas premanisme di Bali sebagaimana yang dilakukan sebelumnya?
Mengingat, saat ini aroma premanisme mulai bermunculan lagi di Bali. Tidak hanya melalui ormas, tetapi juga banyak aksi premanisme yang melibatkan anak di bawah umur.
Kepada Suara Denpasar Sang Made Mahendra Jaya mengatakan saat ini dia belum sempat menemui Kapolda Bali, Ida Bagus Kd Putra Narendra.
"Saya belum bertemu dengan Bapak Kapolda (Ida Bagus Kd Putra Narendra)," katanya kepada Suara Denpasar melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (6/9/2023).
Selain itu, jebolan Akpol 1989 itu mengatakan akan menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik serta stabilitas politik daerah.
Kemudian, sebagai Pj Gubernur Bali, dia akan melanjutkan pembangunan yang sudah dicanangkan oleh Wayan Koster sebagai Gubernur Bali sebelumnya. Ia juga akan fokus menyukseskan penyelenggaran pemilu agar kondusif.
"Sebagai Pj (Gubernur Bali) akan menjaga, melanjutkan dan memperkuat program-program yang sudah ada serta program-program lain yang penting dilakukan untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali," tandasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun