Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-23 telah berhasil mendapatkan kemenangan besar usai menghajar China Taipei dengan skor 9-0. Laga yang digelar di Stadion Manahan Solo ini pun sudah didominasi Timnas Indonesia sejak babak pertama.
Di babak pertama, Indonesia berhasil unggul dengan skor 5-0. Adapun gol ini tercipta dari Marselino Ferdinan, Ramadhan Sananta, Rafael Struick, Witan Sulaeman serta ditutup oleh Rio Fahmi.
Sementara itu, di babak kedua Garuda Muda berhasil mempertebal keunggulan lewat Elkan Baggott, Marselino Ferdinan, Hokky Caraka serta Pratama Arhan di menit-menit terakhir. Sontak, Indonesia berhasil mengakhiri laga dengan skor 9-0.
Selain skornya yang telak, keputusan wasit dalam pertandingan tersebut juga menuai banyak reaksi dari warganet. Hal ini disebabkan karena wasit tidak memberikan tambahan waktu di babak pertama dan babak kedua.
Diketahui, wasit yang memimpin jalannya pertandingan adalah Shukri Hussain A Alhunfush, wasit asal Saudi Arabia.
Dengan keputusan ini, akhirnya banyak warganet yang menilai bahwa sang wasit sudah “kasihan” melihat China Taipei yang dibantai oleh Timnas Indonesia.
“Wasitnya udh kasian sama Taipei wkwk,” ujar akun Twitter (sekarang X) @tdegeaa7
“Respect ke Chinese Taipei,” tambah @MazYoedi
Di sisi lain, ternyata keputusan untuk tidak memberikan tambahan waktu ini sudah tertera dalam dalam "Law Of The Game" yang ada di Dewa Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB).
Disebutkan bahwa tambahan waktu biasanya diberikan jika ada waktu yang hilang karena pergantian pemain, cedera hingga selebrasi gol. Sedangkan pada pertandingan Indonesia kontra China Taipei, kemungkinan wasit menilai bahwa tidak banyak waktu yang hilang karena hal tersebut.
“Pas pertandingan normal gak ada yang ngulur-ngulur waktu kayaknya. Kayak gak banyak drama pelanggaran jatuh terus guling-guling, terus minta perawatan. Itu kan jadi ngulur waktu normal, makannya gak ada tambahan waktu. Cmiiw kalau aku keliru,” jelas @mayaramadanty.
Meski demikian, warganet juga menilai ada beberapa “waktu yang hilang” karena adanya selebrasi gol dan pergantian pemain.
“Lebih percaya kalo wasit kasihan. Pergantian pemain, gol, selebrasi, bola keluar itu mempengaruhi perpanjangan waktu. Kalau selama satu babak main terus wasit gak pernah niup peluit baru gak ada tambahan waktu,” respon @TheNiceBoyzz.
Meski demikian, pada dasarnya keputusan wasit Shukri saat memimpin laga Timnas Indonesia kontra China Taipei itu memang diizinkan meskipun mungkin tampak tidak biasa. Pada akhirnya, keputusan ini tidak memengaruhi hasil akhir kemenangan Timnas Indonesia. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Buntut Dicoret Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Pemain Persib Ini Jalani Latihan Terpisah
-
Dapat Julukan Pelatih Tersukses Timnas Indonesia Sepanjang Masa, Erick Thohir Diminta Perpanjang Kontrak Shin Tae Yong Sampai 10 Tahun
-
Erick Thohir Beri Wejangan Ini pada Timnas Indonesia U-23 Usai Bekuk China Taipei dengan Skor Sempurna
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Menuju Panggung Dunia Astra Honda Racing School 2026 Pilih 10 Pebalap Muda Terbaik
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Resep Kue Keranjang Goreng, Renyah di Luar Kenyal di Dalam
-
Gak Masuk Akal! 5 HP Flagship Killer Paling Worth It Saat Ini
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie, Pemain Keturunan Indonesia Layak Dilirik John Herdman
-
25 Link Contoh Undangan Buka Puasa Bersama, Bisa untuk Alumni hingga Teman Kantor
-
Layanan SIM Satlantas Polrestabes Medan Tutup saat Libur Imlek, Buka Kembali 18 Februari 2026
-
Spesifikasi Honor Pad X8b: Tablet Murah dengan Snapdragon dan Android Terbaru
-
Novel Perjalanan Mustahil Samiam dari Lisboa, Peta Jawa dan Misteri Samiam