Suara Denpasar- Pencarian pelatih baru Persebaya Surabaya sepertinya akan segera berakhir. Persebaya Surabaya dikabarkan telah mencapai kata sepakat untuk menggantikan posisi Aji Santoso tersebut.
Sempat disebut akan merekrut beberapa nama pelatih asing seperti Divaldo Alves, Paul Munster dan Luis Milla, ternyata Persebaya Surabaya malah putar haluan dan dikabarkan akan memilih pelatih yang bawa Ronaldinho melakoni debutnya di Barcelona.
Lantas siapakah sosok pelatih tersebut?
Melansir dari Instagram @persebayfans.27, nama pelatih yang akan menukangi skuad Bajul Ijo adalah Josep Gombau. Disebutkan pula oleh akun fanbase tersebut bahwa Persebaya sudah mencapai kata sepakat dengan pelatih berpaspor Spanyol ini.
Tak hanya itu, Persebaya bahkan disebut-sebut sudah mengirimkan pesan pengesahan ke PSSI terkait hal itu.
"Josep merupakan pelatih dengan paspor Spanyol. Pelatih kelahiran 5 Juni 1976 itu cukup punya pengalaman panjang di sepak bola Spanyol," tulis akun fanbase tersebut.
Kabar merapatnya Josep Gombau ke Persebaya Surabaya juga dikabarkan oleh akun Instagram @gozipbola.
"Pelatih Asal Spanyol, Josep Gombau dikabarkan akan menjadi pelatih Persebaya Surabaya," tulis akun tersebut.
Kabar tersebut pun mengundang berbagai komentar dari para Bonek. Beberapa Bonek juga mengaku bahwa merekaa tidak mengetahui rekam jejak dari Josep Gombau.
Baca Juga: Sulut United FC Jadi Tim Pertama yang Menang Tandang di Liga 2, Dua Eks PSS Sleman Tampil Gacor
"Track record e wong iki opo rek," tulis drynfdil
Bahkan, ada Bonek yang meragukan pilihan dari manajemen tim yang identik dengan warna hijau itu.
"Kok koyok meragukan ngene wong iki, mugo" ae bukan panic transfer," tulis @syahidmstf
"Kurang Meyakinkan Sihhhh," tulis @masykur_34
Padahal jika ditengok lebih dalam, Josep Gombau ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Dilansir dari Transfermarkt, ia adalah pelatih yang cukup senior dan pernah menjadi kepala pelatih dari Timnas Australia.
Bahkan, pria kelahiran Amposta tersebut memiliki catatan untuk mengorbitkan para pemain bagus dan menangani sejumlah tim besar Eropa seperti Espanyol dan klub yang pernah merebut treble winners pada 2008/2009 dan 2014/2015 yakni FC Barcelona.
Berita Terkait
-
Eks Persebaya Marselino Ferdinan hingga Ivar Jenner Tak Terlihat di Sesi Latihan, Shin Tae Yong Beri Penjelasan
-
Bonek Sambut Josep Gombau Penuh Suka Cita, Usai Dikabarkan Sepakat Jadi Pelatih Baru Persebaya Surabaya
-
Eksperimen Gila Gilbert Agius Usai Wonderkid PSIS Semarang Absen, Eks Persebaya Surabaya Dapat Posisi Baru?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas