Suara Denpasar – Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick (58) baru saja dipecat oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) sembilan bulan sebelum penyelenggaraan Piala Eropa di negara asalnya. Keputusan ini diumumkan oleh DFB sehari setelah timnas Jerman menderita kekalahan memalukan dengan skor 1-4 saat menghadapi Jepang di Wolfsburg.
Pertandingan persahabatan Jerman vs Jepang menjadi sorotan utama dan menjadi pemicu pemecatan Hans Flick. Namun, media Jerman mengungkapkan alasan di balik pemecatan ini bukan semata-mata karena kekalahan telak dari Jepang.
“Komite sepakat bahwa timnas putra senior membutuhkan dorongan baru setelah hasil mengecewakan baru-baru ini,” kata Presiden DFB Bernd Neuendorf dikutip dari sportschau.de (11/9/2023).
Neuendorf menyebut pemecatan Hans Flick sebagai hal yang tak terhindarkan. Pemecatan ini menjadi momen bersejarah karena tidak ada dari sepuluh pendahulu Flick yang dipecat.
Sebagai pelatih yang mungkin menggantikan Flick, nama Julian Nagelsmann, mantan pelatih Bayern Munich, menjadi favorit.
Direktur olahraga Rudi Völler, yang sebelumnya telah mendukung Flick, mengungkapkan rasa keprihatinannya terkait pemecatan ini.
"Ini bukan momen yang mudah bagi saya," katanya.
Völler sebelumnya percaya bahwa Flick dapat mengembalikan performa positif timnas Jerman setelah kegagalan di Piala Dunia 2022.
Namun, hasil buruk melawan Jepang membuat DFB menyadari bahwa perubahan diperlukan. Rudi Völler menyatakan bahwa setelah pertandingan melawan Prancis, tugas mendesak adalah mencari pelatih baru yang dapat segera merestrukturisasi timnas Jerman dan mempersiapkannya untuk Piala Eropa tahun depan.
Ia juga menekankan perlunya seorang pelatih yang dapat mengembalikan timnas Jerman ke level yang diharapkan oleh semua pihak.
Meskipun kekalahan telak dari Jepang menjadi pemicu, media Jerman menyebutkan bahwa pemecatan Hansi Flick bukan hanya karena hasil satu pertandingan, melainkan akumulasi hasil yang mengecewakan.
Timnas Jerman kini memasuki fase pencarian pelatih baru yang dapat membawa perubahan positif dan mempersiapkan tim untuk tampil gemilang di Piala Eropa 2024.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Althaf Khan Dipuji Media Inggris dan Berkesempatan Menimba Ilmu ke Jerman, Malah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17
-
Hanya 10 Menit dari Bandara Ngurah Rai Bali, Pantai Jerman Menawarkan Suasana Healing Terbaik
-
Dicoret dari Seleksi Timnas U-17, Pemain Dispora Ini Malah Dapat Beasiswa Gabung Klub Raksasa Jerman, Bima Sakti Salah Langkah?
-
Kelewatan! Sudah Overstay Malah Sering Bikin Onar, WNA Jerman Dideportasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan