Suara Denpasar- Mantan utusan PSSI Hamdan Hamedan mengungkapkan kesedihan mendalam dialami oleh pemain Timnas Indonesia Sandy Wals.
Kesedihan mendalam ini dialami Sandy Wals beberapa waktu lalu saat datang ke Indonesia bersama keluarga besar.
Sandy Wals membawa serta keluarganya dengan harapan bisa melihat dirinya main memakain jersey Timnas Indonesia. Namun hal itu gagal total.
"Saya tidak mengerti, mengapa ini bisa terjadi lagi pada saya,” ujar Sandy dengan mata berkaca-kaca seperti yang dituliskan Hamdan Hamedan di unggahan instagramnya, dikutip pada Selasa (12/9).
“Kali ini, saya bahkan mengajak keluarga saya untuk menonton saya debut, tapi lagi-lagi saya gagal debut.” imbuh pernyataan yang sama.
Kata dia kesedihan Sandy tentu dapat dipahami.
"Bayangkan: sudah 6 tahun lamanya dia menanti menjadi pemain timnas, dan sudah dua kali berturut-turut dia gagal debut karena cedera," jelasnya lagi.
“Terkadang, cobaan yang berat diberikan kepada individu yang paling kuat. Mungkin, kamu dipilih untuk melewati cobaan ini bukan karena kamu lemah, tetapi karena kamu kuat untuk bertahan dan menginspirasi orang lain dengan perjuanganmu,” ujar saya pada Sandy coba menghibur, demikian dikatakan Hamdan.
“Tuhan Mahabaik, insyaAllah kamu akan debut September ini, yuk kita berdoa,” pungkas saya.
Baca Juga: 3 Klaim Mahfud MD Soal Pulau Rempang, Ada Kekeliruan Izin?
Di lobih hotel Sultan itu, dengan harapan di hati, kami pun berdoa berdasarkan kepercayaan masing-masing.
"Tuhan memang Mahabaik".
'Sandy pun akhirnya debut dengan baik beberapa hari yang lalu bersama Timnas Indonesia'.
"Dan takdir memang indah, Sandy debut di Surabaya—kota kelahiran kakeknya. Ini memang sudah maktub. Dan memang Tuhanlah sebaik-baiknya perencana," jelas Hamdan.
Ternyata Hamdan baru menceritakan kisah dibalik gagalnya debut Sandy Wals pada dua bulan lalu saat Timnas Indonesia melawan Argentina.
Kini Sandy Wals secara resmi telah mencatatkan debutnya bersama Timnas Indonesia.
"Terima kasih atas jersinya, @sandywalsh . Sungguh sebuah kehormatan bagi saya. Semoga kamu memberikan performa terbaik untuk klub dan timnas, dan pensiun sebagai pemain legendaris Indonesia yang membantu meningkatkan prestasi timnas Indonesia," pungkas Hamdan. ***
Berita Terkait
-
Tepikan Witan Sulaeman, Shin Tae-yong Bakal Ubah Formasi Timnas Indonesia U-23 Jelang Kontra Turkmenistan di Kualifikasi Piala Asia?
-
Andai Timnas Indonesia U-23 Lolos Piala Asia, PSSI Desak Erick Thohir Lobi Klub Lepas Pemain Terbaik
-
Diwaspadai Shin Tae-yong, Ini Kiprah Mengejutkan Turkmenistan di Piala Asia U-23 2022
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
Profil dan Rekam Jejak Nusron Wahid, Dari Aktivis hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang
-
Bukan Sekadar Data, Ini Alasan Sensus Ekonomi 2026 Sangat Krusial Bagi Masa Depan Bogor
-
Heboh Isu Pesta Narkoba di Lapas Makassar, Ini Klarifikasi Ditjenpas Sulsel
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
6 Bulan Gaji 2.577 PPPK Paruh Waktu Sultra Baru Dicairkan