Suara Denpasar - Beachwalk Bali masuk dalam daftar salah satu mall terbesar di Bali. Namun mall megah yang berhadapan langsung dengan Pantai Kuta Bali itu tidak semegah tampilannya, Beachwalk memiliki hutang kepada mitra kerjanya yaitu UD Urban Wooden sebanyak Rp 372.932.000.
Owner UD Urban Wooden, Sholeh Badrus mengatakan pihaknya harus melaporkan manajemen Beachwalk lantaran telah melakukan wanprestasi (ingkar perjanjian kerja) terhadap surat perjanjian kerja nomor PO22050062/V-2022/SPK-bw IPI tertanggal 24 Mei 2022.
Sholeh Badrus menceritakan awalnya UD Urban Wooden bekerja sama dengan Beachwalk untuk memasang wooden deck ulin di 3 titik di area Fountain, Fish & Co, dan Burger King, senilai Rp 520.200.000.
Namun setelah pengerjaan selesai pihak pengelola Mall Beachwalk menolak untuk membayar semua. Sampai saat ini baru membayar Rp 147.268.000 dan sisanya Rp 372.932.000 belum dibayar alias masih berhutang kepada UD Urban Wooden.
Diceritakan, Beachwalk menolak membayar karena bahan yang dipakai dianggap bukan jenis kayu ulin. Parahnya lagi pihak Beachwalk yang memaksa UD Urban Wooden untuk melakukan pengerjaan sebelum hasil laboratorium tentang bahan kayu yang harus digunakan.
Pihak Beachwalk mengaku percaya sehingga meminta untuk mengerjakan karena bekerja sama sudah hampir 6 tahun dan UD Urban Wooden sudah mengerjakan kurang lebih 6 proyek serupa yang sampai saat ini masih awet digunakan.
"Bagi mereka (Beachwalk) mungkin uang (tunggakan) itu kecil tapi bagi saya ini uang besar. Harapan saya hak-hak saya harus dipenuhi, ini sudah seperti kezaliman untuk saya, karena saya itu harus berjuang untuk tukang-tukang saya yang bekerja dari malam sampai pagi, ya hak-hak kita harus dipenuhi lah untuk kewajiban membayar dari pihak Beachwalk," ujar Badrus di Denpasar, Kamis (14/9/2023).
Kasus tunggakan hutang Beachwalk itu saat ini sedang ditangani oleh Pengadilan Negeri Denpasar. Hingga telah masuk tahapan PS (Peninjauan Setempat) oleh 3 orang majelis hakim dan panitera PN Denpasar langsung di lokasi di area Beachwalk, hari ini, Kamis (14/9).
Kuasa hukum UD Urban Wooden, I Made Yudi Darmawan mengatakan dia pun pernah menyarankan kepada pihak Beachwalk, kalau memang material yang digunakan oleh kliennya itu bukan kayu ulin maka tinggal diputuskan saja SPK (Surat Perjanjian Kerja) saja, namun hal itu pun tidak dilakukan oleh pihak Beachwalk
"Kalau tidak kayu ulin tinggal batalkan saja kontrak kerjanya, kayu kita ambil, gak dikasih. Kemudian barang kita dipakai, disewakan, tapi gak mau bayar, aneh kan," kata Yudi.
Yudi mengatakan pada saat peninjauan setempat (PS) oleh majelis hakim PN Denpasar, disarankan untuk menempuh jalur kekeluargaan. Karena itu pihaknya menghargai saran dari majelis hakim untuk menempuh jalur kekeluargaan dalam waktu dekat.
Namun apabila pihak Beachwalk tetap tidak mengindahkan, maka, kata dia, biarkan Pengadilan Negeri Denpasar yang memutuskan.
"Tadi majelis hakim menyarankan kita untuk melakukan upaya damai lagi di luar jalur hukum. Kita sih berharap nantinya setelah kami menemui pihak Beachwalk atau kuasa hukumnya nanti ada kesepakatan yang saling menguntungkan," katanya.
"Tapi toh kalau misalkan itu nanti mediasi itu sudah tidak ada jalan keluar lagi untuk damai ya kita tunggu saja keputusan dari PN Denpasar," pungkas Yudi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Siapa HR dan FU? Dua Pelaku Penikaman Nus Kei, Dendam Lama 2020 Diduga Jadi Pemicu
-
Kronologi Berdarah Kematian Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
-
Ingat Crazy Rich Tulung Selapan? Harta Haji Sutar Terancam Disita, Daftar Asetnya Bikin Kaget
-
Usai Penikaman Nus Kei, Mengapa Nama John Kei Ikut Ramai Dibicarakan?
-
Mengenang 7 Film Terbaik Nayato Fio Nuala yang Wajib Ditonton Ulang
-
5 Bedak Tabur dengan Hasil Matte Terbaik, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
7 Cushion dengan Oksidasi Rendah Hasil Satin Glowing, Wajah Fresh Seharian!
-
Profil Nus Kei: Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Diserang di Bandara, Ini Sosoknya