Suara Denpasar - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink akhirnya membantah terkait dirinya yang disebut menahan salah satu anak asuhnya yang dipanggil Timnas Indonesia U-24 untuk Asian Games 2023.
Sebelumnya, Jan Olde dikabarkan tak akan melepas Egy Maulana Vikri ke Timnas U-24 Indonesia. Hal ini sebagaimana yang dikatakan akun pengamat sepakbola, @pasukan.ngapak.
"Kata yang memanggil semua sudah dikomunikasikan ke pelatih-pelatih Liga 1. Tapi ini masih ada yang protes," tulis akun tersebut seraya menyajikan Jan Olde yang disampingnya terdapat keterangan 'Tak Ingin Lepas Egy ke Timnas U-24 Indonesia, Pelatih Dewa United: Kam yang Beri Gaji'.
Membantah hal tersebut, Jan Olde justru kini mengatakan bila pihaknya tidak pernah menghalangi pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat pasukan garuda.
"Kami selalu memberikan dukungan kepada para pemain Dewa United FC yang mendapat kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia," ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi Dewa United, Jumat (15/9/2023).
Bahkan, Jan menyebut dirinya dan tim Dewa United justru terus memikirkan hal yang terbaik untuk sepak bola Indonesia, termasuk kiprah Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2023 meski di luar agenda FIFA.
"Sebagai pelatih, saya ingin menurunkan tim terbaik di lapangan, namun di satu sisi kami juga ingin mendukung sepak bola Indonesia," kata Jan.
Sementara terkait Egy Maulana Vikri, ia pun mengatakan bila pihaknya telah sepakat melepas sang pemain dibawa Indra Sjafri ke ajang Asian Games 2023 seusai pertandingan melawan Bhayangkara FC.
"Kami sepakat melepas Egy untuk bermain di timnas U-24 usai pertandingan melawan Bhayankara FC. Hal tersebut karena Dewa United berkomitmen untuk tidak hanya sebatas mengembangkan klub tetapi juga pengembangan kualitas pemain Indonesia," tutur sang pelatih.
Baca Juga: Kelompok Ahli Pak Yan Koster Diminta Kembalikan Kendaraan Operasional dan Sarana Kerja
Oleh karena itu, Egy Maulana Vikri dipastikan bakal diboyong Indra Sjafri pada gelaran Asian Games 2023 untuk cabang olahraga (cabor) sepakbola yang akan berlangsung mulai 19 September hingga 8 Oktober di Hangzhou, China. (*)
Berita Terkait
-
Tak Akan Halangi Jalan Timnas Indonesia, Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink Akhirnya Sepakat Lepas Pemain Seharga Rp3,91 Miliar
-
Tolak Pinangan Klub Liga 2 Persiraja, Eks Pemain Timnas Indonesia Zulfiandi Lebih Pilih Rehat dari Sepak Bola dengan Alasan Mulia
-
Diincar Klub Liga 1 dan Liga 2, Pemain Berlabel Timnas Indonesia Senilai Rp3,04 Miliar Ini Malah Pilih Vakum dari Sepak Bola, Kenapa?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar