Suara Denpasar - Setelah Pak Yan Koster tak menjabat lagi sebagai Gubernur Bali. Tentu, kelompok ahli yang dibentuk juga berhenti bekerja.
Salah satunya adalah Kelompok Ahli Bidang Pembangunan. Di mana, mereka diminta untuk segera mengembalikan kendaraan operasional dan sarana kerja yang sempat diterima.
Hal tersebut terungkap dalam surat Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali. Di mana, dalam surat itu berbunyi untuk menidaklanjuti surat sekretaris daerah Provinsi Bali terkait Kelompok Ahli.
Di mana, kelompok Ahli Bidang Pembangunan yang dibentuk Pak Yan Koster, panggilan akrab Wayan Koster, dibentuk untuk membantu dalam perumusan kebijakan pembangunan.
Pembentukan Kelompok Ahli ini tidak bersifat permanen seperti halnya Organisasi Perangkat Daerah.
Dengan berakhimya tugastugas Gubernur seiring berakhirnya masa jabatan Pak Yan Koster, maka Kelompok Ahli Bidang Pembangunan juga berakhir tugasnya.
Untuk itu, agar tertib akuntabilitas administrasi, keuangan, maupun administrasi barang milik daerah.
Dalam surat itu disampaikan juga bahwa pembayaran honor kelompok Ahli Bidang Pembangunan tidak dilanjutkan mulai September 2023.
Agar segera mengembalikan kendaraan operasional dan sarana kerja yang dibawa oleh Kelompok Ahli Bidang Pembangunanuntuk kami catat dan kelola sesuai ketentuan Penatausahaan Barang Milik Daerah. ***
Baca Juga: Mendagri Sebut Koster Strong Leader, Mangku Pastika: Itu Mudah, Tutup Saja Mulut Semua Orang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor