Suara Denpasar - Setelah Pak Yan Koster tak menjabat lagi sebagai Gubernur Bali. Tentu, kelompok ahli yang dibentuk juga berhenti bekerja.
Salah satunya adalah Kelompok Ahli Bidang Pembangunan. Di mana, mereka diminta untuk segera mengembalikan kendaraan operasional dan sarana kerja yang sempat diterima.
Hal tersebut terungkap dalam surat Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali. Di mana, dalam surat itu berbunyi untuk menidaklanjuti surat sekretaris daerah Provinsi Bali terkait Kelompok Ahli.
Di mana, kelompok Ahli Bidang Pembangunan yang dibentuk Pak Yan Koster, panggilan akrab Wayan Koster, dibentuk untuk membantu dalam perumusan kebijakan pembangunan.
Pembentukan Kelompok Ahli ini tidak bersifat permanen seperti halnya Organisasi Perangkat Daerah.
Dengan berakhimya tugastugas Gubernur seiring berakhirnya masa jabatan Pak Yan Koster, maka Kelompok Ahli Bidang Pembangunan juga berakhir tugasnya.
Untuk itu, agar tertib akuntabilitas administrasi, keuangan, maupun administrasi barang milik daerah.
Dalam surat itu disampaikan juga bahwa pembayaran honor kelompok Ahli Bidang Pembangunan tidak dilanjutkan mulai September 2023.
Agar segera mengembalikan kendaraan operasional dan sarana kerja yang dibawa oleh Kelompok Ahli Bidang Pembangunanuntuk kami catat dan kelola sesuai ketentuan Penatausahaan Barang Milik Daerah. ***
Baca Juga: Mendagri Sebut Koster Strong Leader, Mangku Pastika: Itu Mudah, Tutup Saja Mulut Semua Orang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?