Suara Denpasar - Pupus sudah harapan klub Liga 2 Persiraja Banda Aceh untuk mendatangankan eks pemain Timnas Indonesia, Zulfiandi.
Pasalnya, alih-alih menerima pinangan dari Persiraja, Zulfiandi justru kini malah mengumumkan dirinya akan berhenti sementara alias rehat sejenak dari dunia sepak bola.
Padahal, Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam sebelumnya telah mengatakan bahwa pihak manajemen tim Lantak Laju sudah mencapai kesepakatan termasuk soal kontrak.
Bahkan, ia mengatakan Zulfiandi tidak mempermasalahkan harga yang ditawarkan Persiraja.
"Pada prinsipnya Zulfiandi siap membela Persiraja. Kita doakan," kata Dek Gam beberapa waktu lalu, dikutip dari ANTARA.
Namun, kini eks gelandang Madura United itu memutuskan untuk rehat sejenak dari dunia sepak bola. Hal ini dia sampaikan melalui Instagram pribadinya, Selasa (12/9/2023).
Dalam unggahannya, pemain yang saat ini berstatus tanpa klub sejak dilepas Madura United Juli 2023 lalu itu mengaku sudah ada banyak pinangan datang kepadanya, baik dari klub liga 1 maupun liga 2.
"Alhamdulillah tawaran kerjasama itu ada kepada saya baik dari Liga 1 maupun Liga 2," kata Zulfiandi, sebagaimana dikutip dari Instagram pribadinya @zulfiandi_, Rabu (13/9/2023).
Namun, tawaran tersebut tidak bisa ia terima. Sebab, dirinya telah memutuskan untuk vakum dari dunia sepak bola.
Baca Juga: Rachmat Tamara Tak Banyak Bicara, Nasibnya di Tangan Bawaslu RI
"Qodarullah untuk saat ini saya memutuskan untuk berhenti sementara dari karir sepak bola karena beberapa alasan," katanya.
Ia pun lantas menjelaskan hal yang melatarbelakangi keputusannya ini berkaitan dengan kondisi anggota keluarganya, yakni sang ibu yang saat ini sedang terbaring sakit. Karena itulah, ia memilih rehat untuk merawat perempuan yang sudah melahirkan dirinya.
"ondisi ibu saya yang sedang sakit. Tentunya sebagai anak, saya ingin memberikan bakti terbaik untuk beliau. Karena namanya usia...kita tidak tau sampai kapan. Bentuk bakti yang bisa saya lakukan saat ini adalah dengan merawat dan mendampingi beliau," ungkap Zulfiandi.
Selain merawat ibunya, Zulfiandi juga mengaku ingin lebih banyak menghabiskan waktunya bersama sang anak.
"Alasan lainnya yaitu saat ini saya sedang menikmati momen bersama dengan anak-anak saya (antar jemput sekolah, menyaksikan tumbuh kembang mereka, dan bermain bersama mereka)," imbuhnya.
Oleh karena itulah, ia pada akhirnya memutuskan untuk berhenti sementara dari dunia sepak bola dan terpaksa menolak pinangan beberapa klub yang menginginkan jasanya. (*)
Berita Terkait
-
Diincar Klub Liga 1 dan Liga 2, Pemain Berlabel Timnas Indonesia Senilai Rp3,04 Miliar Ini Malah Pilih Vakum dari Sepak Bola, Kenapa?
-
Gegara Terciduk Nonton Laga Timnas Indonesia vs Turkmenistan dari Tribun, Striker Persija Jakarta Ini Dicibir Warganet: Nambah List Pemain Doang
-
Gegara Coret Pemain Naturalisasi Seharga Rp6,95 Miliar dari Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Terpaksa Pinjam Bek PSIS Semarang
-
Ketum PSSI Kena Senggol, Usai Irfan Jauhari Absen 9 Bulan Gegara Cedera Parah di Piala AFF U-23 2023, Erick Thohir Berani Tanggung Jawab?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim