Suara Denpasar – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink memberi isyarat bahwa pihaknya berat melepas pemain andalannya Egy Maulan Vikri untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-24.
Jan Olde Riekerink bahkan mengaku baru tahu ada timnas di bawah usia U-24 setelah mendapat informasi bahwa Egy Maulana Vikri mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games 2023.
Seperti diketahui Timnas Indonesia U-24 asuhan Indra Sjafri akan berlaga pada pesta olahraga empat tahunan se Asia itu yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok pada 19 September 2023 hingga 8 Oktober 2023.
Pelatih berpaspor Belanda itu pun menyinggung bahwa tenaga Egy Maulan Vikri masih dibutuhkan Dewa United untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2023-2024. Setelah ajang Asian Games 2023 tidak termasuk dalam kalender FIFA.
“Saya belum pernah mendengar timnas di bawah usia 24 tahun. Saya tahu Egy (Maulana Vikri) adalah kandidat pemain Timnas Indonesia U-24,” ujar Jan Olde Riekerink dilansir Suara Denpasar dari laman Instagram, @transfer.bola, Sabtu (16/9/2023).
“Saya pikir, kami sebagai klub harus menemukan keseimbangan karena dia bermain untuk kami,” lanjutnya.
“Dia juga masuk daftar gaji klub kami,” tegas Jan Olde Riekerink.
Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri akan melakukan pembicaraan dengan pelatih klub-klub Liga 1 agar tak kembali terulang konflik antara pelatih klub dan timnas soal pelepasan pemain.
Seperti menjelang Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Piala AFF U-23 2023 beberapa waktu lalu yang tak diperkuat Rizky Ridho dan Dzaky Asraf karena pelatih mereka di klub masing-masing enggan melepas pemainnya karena bukan agenda FIFA Matchday.
Berkaca dari hal itu, Indra Sjafri ingin membangun komunikasi yang baik dengan pelatih-pelatih klub Liga 1 soal pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-24.
“Kami telah melakukan pembicaraan dengan pelatih klub-klub di Indonesia. Negosiasi itu juga berjalan baik dan kita membawa 22 pemain,” ujar Indra Sjafri dilansir dari laman resmi PSSI.
“Kami menyadari Asian Games bukan agenda FIFA. Itu sebabnya kami mengambil langkah terbaik berdiskusi dengan pelatih-pelatih klub untuk mencari win win solution,” imbuhnya. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA