Suara Denpasar – Kekalahan PSIS Semarang vs Persis Solo masih menyisakan luka di tubuh klub yang dilatih Gilbert Agius itu.
Bagaimana tidak, PSIS Semarang tercatat tak pernah kalah dari Persis Solo sejak 2017.
Liga 1 2023/2024 menjadi muslim untuk mematahkan tren positif yang dibangun Laskar Mahesa jenar.
Gilbert Agius pun menyatakan pemain PSIS Semarang memiliki banyak peluang untuk mencetak gol.
Termasuk peluang yang dihasilkan oleh Carlos Fortes itu dan Gali Freitas. Sebaliknya, PSIS haru kebobolan 2-0 atas tuan rumah di Stadion Manahan Solo, Sabtu (16/9) malam.
Dua gol Persis tercipta di babak pertama lewat Alexis Messidoro via titik penalti menit ke-15 dan Ramadhan Sananta menit ke-44.
Persis mendapat hadiah penalti dari wasit Heru Cahyono setelah pemain PSIS melakukan handball di kotak penalti.
Hasil ini membuat PSIS sementara tertahan di peringkat ke-5 dengan 18 poin. Sedangkan bagi Persis, tambahan tiga poin membuat posisi mereka naik dua strip menjadi peringkat ke-12 dengan 15 poin.
“Ada dua episode. Yang pasti gol kedua sangat disesalkan. Persis sangat mudah cetak gol kedua,” kata pelatih PSIS, Gilbert Agius usai laga.
Baca Juga: Profil Tri Setiawan, Pemain PSIS Semarang yang Jadi Buah Bibir Panser Biru
Kemudian dia juga menjelaskan episode kedua di babak kedua dimana PSIS disebutnya memulai dengan baik.
Salah satu peluang Carlos Fortes pemain senilai Rp5,21 Miliar berdasarkan situs transfermarkt.
“Di babak kedua ada beberapa peluang seperti dari Carlos Fortes dan Gali Freitas. Dan inilah sepak bola selamat untuk Persis Solo,” ucap Gilbert Agius.
Kekalahan PSIS atas Persis membuat rekor bagus Laskar Mahesa Jenar atas Laskar Sambernyawa putus. Sebelumnya, PSIS tak pernah kalah dalam laga Derby Jateng sejak 2017.
Bahkan di Piala Presiden 2022 lalu, PSIS mampu menaklukkan Persis di Stadion Manahan dengan skor 2-1. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Wafat, Rumah Duka Cikeas Dipadati Tokoh Militer dan Pejabat Negara
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend