Suara Denpasar - Pemain PSIS Semarang, Boubakary Diarra disebut memiliki peran krusial di lini tengah skuad Mahesa Jenar.
Hal ini dirasakan saat Diarra baru diturunkan Gilbert Agius pada awal babak kedua di laga bertajuk derbi Jawa Tengah melawan Persis Solo pada pekan lalu.
Mantan pemain timnas Mali U-20 itu langsung memberikan dampak positif terhadap permainan PSIS Semarang.
Seperti dilansir dari akun Instagram @psis.info pada Selasa (19/9/2023), permainan Persis Solo dapat diimbangi tim Mahesa Jenar berkat bantuan Diarra tersebut.
Peran Diarra yang menggantikan Tri Setiawan tersebut terbukti dengan menjaga keseimbangan lini tengah.
Hal ini pun semakin memperkuat bahwa kontribusinya cukup besar bagi PSIS Semarang.
Terhitung, Diarra memiliki kontribusi dalam menjalankan skema permainan untuk terciptanya gol.
Mantan pemain Mosta FC itu bahkan telah menyumbangkan 2 gol berkat performa impresifnya di musim Liga 1 ini.
Oleh sebab itu, Panser Biru pun tak ragu untuk memuji kualitas Diarra.
Baca Juga: Calon Pengganti Vitinho? PSIS Semarang Bidik Pemain Asal Argentina, Panser Biru Tak Setuju!
"Pemain bagus ini," tulis @gadingfitrasanjaya dikutip di kolom komentar postingan akun Instagram tersebut.
"Penampilannya impresif.. semoga terus mendapat menit bermain Diarra ini sih," tambah @xfalcorps.id. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan