Suara Denpasar- Eks pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengungkapkan bahwa Persikabo 1973 tidak bisa bermain dengan komposisi pemain saat ini. Pelatih asal Malang itu pun mulai mengumbar janjinya kepada manajemen.
Seperti diketahui, dalam 12 laga yang telah dilakoni, Persikabo 1973 baru meraih dua kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang serta sisanya kalah sehingga hanya mampu mengumpulkan 9 poin sejauh ini.
Gagal membawa Persikabo 1973 dalam meraih tren positif dan lepas dari zona degradasi, mantan pelatih Persebaya itu pun mengungkapkan bahwa Persikabo 1973 tidak bisa bermain dengan komposisi pemain saat ini.
Sehingga Aji Santoso pun berjanji kepada manajemen untuk melakukan perombakan skuad pada putaran kedua nanti.
"Nanti di putaran kedua pasti akan banyak perubahan dan saya sudah sampaikan kepada manajemen, kita tidak bisa bermain dengan komposisi pemain yang ada saat ini," katanya dikutip melalui website resmi PT Liga Indonesia Baru Selasa (19/9/2023).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa di sisa 5 pertandingan saat ini, pihaknya akan berjuang maksimal dan di putaran kedua nanti akan dilakukan anyak evaluasi.
Lebih lanjut, Aji Santoso mengatakan dengan rentetan hasil buruk yang diraih Persikabo 1973 berpengaruh pada mental anak asuhnya. Namun ia tetap mengingatkan agar para pemainnya tidak putus asa.
Diakui, pada putaran pertama ini pihaknya memang tak memberikan banyak target kepada para pemain. Sehingga Aji Santoso tidak terlalu berharap banyak kepada tim untuk saat ini.
Meski tak berharap banyak, ia tetap mengingatkan para pemain bermain maksimal di sisa putaran pertama, agar target untuk segera keluar dari zona merah bisa segera terealisasi.
Baca Juga: Banyak Bule Nakal, I Wayan Wisesa dan APOA Bantu Imigrasi Bali Tekan Pelanggaran WNA
"Tinggal lima pertandingan ini kami akan mencoba paling tidak nanti akhir putaran pertama tidak ada di zona degradasi, di atas sedikit begitu. Dan saya yakin di putaran kedua nanti akan banyak perubahan di tim ini," lanjutnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Pimpin Persebaya Surabaya Kontra Arema FC, Josep Gombau Dituntut Bonek Mainkan Wonderkid Seharga Rp1,30 Miliar
-
Aremania Minta Fernando Valente Mainkan Jebolan Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas pada Laga Derby Jatim, Persebaya vs Arema FC
-
Bomber Persebaya Surabaya Seharga Rp3,48 Miliar Kurang Produktif, Bonek Inginkan Eks Persib Bandung di Putaran Kedua
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut