Suara Denpasar - Pemain Persib Bandung Putu Gede mengaku kapok setelah mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Mantan pemain Bhayangkara FC ini sebelumnya mendapat sanksi dari Komdis PSSI berupa larangan bermain sebanyak lima kali dan denda Rp75 juta karena beberapa pelanggaran yang dilakukannya saat pertandingan menghadapi Persis Solo di pekan ke-7 BRI Liga 1 2023/2024.
Dilansir PSSI, Putu Gede melakukan gerakan tambahan menendang pemain lawan dan menunjukkan gestur jari tengah ke arah penonton.
Pemain asal Gianyar Bali ini mengaku belajar dari kesalahan tersebut, apalagi sanksi seberat itu baru didapatkannya untuk pertama kali.
"Pengalaman kemarin pastinya saya belajar dari kesalahan,” katanya, seperti dilansir dari laman resmi klub pada Kamis (21/9).
“Sanksi 5 kali pertandingan itu baru pertama dalam karier saya, Saya harus belajar dari kesalahan itu," lanjutnya.
Setelah absen dalam lima laga, ia mengaku makin termotivasi kembali ke lapangan hijau.
"Sebagai atlet sepakbola pastinya kalau kena sanksi lebih (menyiksa), pasti ingin main," jelasnya.
Pemain dengan nomor punggung 4 ini siap tampil kembali saat Persib Bandung melakukan laga tandang ke markas Bhayangkara FC pada Sabtu (23/9) mendatang.
Putu Gede memastikan dirinya akan tampil habis-habisan membela Persib Bandung jika kesempatan itu datang padanya.
Sebelumnya, bersamaan dengan Putu Gede dua pemain Persib Bandung pun mendapat sanksi yakni Ciro Alves dan Marc Klok.
Ciro Alves dan Marc Klok mendapat sanksi larangan 2 pertandingan, namun setelah mengajukan banding Marc Klok mendapat keringanan yakni bebas hukuman.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi