Suara Denpasar- PSIS Semarang belakangan ini mendesak Yoyok Sukawi untuk mendatangkan pemain Kolombia pilihan suporter untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 pada putaran kedua.
Dikutip melalui transfermarkt, pemain pilihan suporter yang berposisi sebagai gelandang serang memiliki nilai pasar setara dengan skuad Persebaya Brylian Aldama yakni Rp1,30 miliar.
Pemain asal Kolombia tersebut tercatat saat ini masih memperkuat Phnom Penh Crown klub yang bermain di Liga Utama Kamboja.
Pemain yang dimaksud tersebut adalah Rafael Andres Nieto Rondon.
Pemain berusia 27 tahun itu tercatat bermain bersama klub asal Kamboja itu sejak 1 Januari 2020 lalu dan kontraknya baru akan berakhir pada 12 Mei 2024 mendatang.
Sebelum memperkuat Phnom Penh Crown, pemain kelahiran 28 April 1996 itu mengawali karirnya bersama Tolima U-20 (Kamboja) dan kemudian di tahun 2016 berlabuh ke Real Frontela klub yang bermain di divisi kedua Liga Kamboja.
Kemudian tahun 2018, pemain yang lebih dominan dengan kaki kanan tersebut berlabuh ke klub asal Meksiko, Atletico San Francisco selanjutnya ke Universidad O&M sebelum akhirnya bermain untuk klub asal Kamboja, Phnom Penh Crown.
Untuk diketahui, ketertarikan suporter PSIS Semarang terhadap Andres Nieto tersebut berawal sejak laga uji coba yang berlangsung pada Juni 2023 lalu antara klub asuhan Gilbert Agius dengan Phnom Penh Crown.
Bahkan desakan suporter kepada CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi untuk mendatangkan Andres Nieto masih terpantau hingga saat ini melalui kolom komentar unggahan sang pemain di akun Instagram pribadinya @andresnieto10.
Adapun sejumlah komentar suporter yang menginginkan Andres Nieto direkrut PSIS Semarang pada putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024. "@psisfcofficial @yoyok_sukawi come to PSIS Semarang brother," tulis @zaff9000.
"Lets join PSIS Semarang," lanjut @ummaa411.
"Angkut di PSIS bos @yoyok_sukawi," tulis @abidinpsis.
"Bro welcome PSIS," tulis @aldoramadan317.
"Bergabunglah dengan @psisfcofficial, yohh iso yohh," lanjut @bembimahendra dan masih banyak lagi komentar serupa dari suprter PSIS Semarang lainnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Fernando Valente Bongkar Penyakit Arema FC Ini Setelah Hasil Mengecewakan Derby Jatim di Markas Persebaya
-
Kalah di Derby Jatim Kontra Persebaya, Pemain Rp 3,91 Miliar Milik Arema FC Petik Pengalaman Berharga
-
Imbas Takluk dari Persebaya Surabaya, Pemain Arema FC Jebolan Fulham Diminta Out
-
Gagal Tumbangkan Bali United di Kandang, Jakmania Minta Persija Jakarta Rekrut Gelandang Persebaya dan Kembalikan Striker Asing Senilai Rp6,08 Miliar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung