Suara Denpasar - Franky Indra Gumi yang tiada lain adalah bos dari Supermarket elektronik dan furniture terbesar di Tabanan dengan beberapa cabang di Bali memilih menghormati proses hukum.
Hal ini menyusul laporan terkait dugaan penyerobotan lahan seluas 1,7 are di mana gedung Bumi Mas Denpasar di wilayah Gatot Subroto, Denpasar, berdiri.
Indra Gumi sendiri dilaporkan oleh Idajane. Ibu rumah tangga tersebut mengaku sebagian lahannya "hilang" diserobot Indra Gumi.
"Saya belum bisa memberi informasi karena saya masih menghormati petugas kepolisian serta menghormati petugas BPN. Berita tersebut baru bersifat pelaporan yg belum tentu kebenaran," begitu jawab Indra Gumi diplomatis ketika dikonfirmasi awak media, Rabu 27 September 2023.
Laporan terhadap Indra Gumi dilayangkan pada Juli 2023 dan kasus ini kini ditangani oleh Unit 3 Subdit II Ditreskrimum Polda Bali.
Sementara itu pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar seakan bungkam terkait kasus ini.
Dua pejabat yang berwenang untuk memberikan informasi kepada awak media mengaku sedang rapat, dan satunya lagi masih mengumpulkan data.
"Sebentar pak nggeh, saya masih rapat pak nggeh," jawab Dayu, Kabag Humas BPN Denpasar.
"Ampura pak nggeh, saat ini saya belum bisa memberi jawaban," sambung Kasi Pengukuran BPN Denpasar, Subrata.
Baca Juga: Bos Bumi Mas Dilaporkan Kasus Penyerobotan Lahan di Gatsu Denpasar
Sebab, aku dia, dirinya tentu harus mengumpulkan data terlebih dahulu dan melaporkan hal ini ke pimpinan dalam hal ini Kepala BPN Denpasar sebelum memberi keterangan kepada awak media ketika disinggung soal data di Aplikasi Sentuh Tanahku. ***
Tag
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali