Suara Denpasar - Bos Bumi Mas, supermarket elektronik dan furniture terbesar di Tabanan, Provinsi Bali, dilaporkan kasus penyerobotan lahan di sekitar Jalan Gatot Subroto, Denpasar.
Adalah Franky Indra Gumi yang dilaporkan ke Polda Bali oleh Idajane. Ibu rumah tangga tersebut mengaku sebagian lahannya "hilang" diserobot Indra Gumi.
Laporan itu pun dilayangkan pada Juli 2023 dan kasus ini kini ditangani oleh Unit 3 Subdit II Ditreskrimum Polda Bali.
"Masih berproses," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Panjaitan terkait laporan tindak pidana penyerobotan lahan yang dilaporkan oleh Idajane kepada awak media, Selasa 26 September 2023.
Di bagian lain, kuasa hukum Idajane yakni Nyoman Gede "Ponglik" Sudiantara menjelaskan bahwa kasus yang dilaporkan oleh kliennya sejatinya sudah terang benderang.
Mengingat, pihaknya juga menyertakan bukti formil yang berasal dari lembaga resmi terkait pertanahan. Yakni BPN Denpasar.
Dalam data BPN sudah jelas memang ada kelebihan tanah yang dimiliki oleh Indra Gumi.
Dengan begitu pihaknya melaporkan ke Polda Bali terkait dugaan tindak pidana penyerobotan tanah sebagaimana dimaksud dalam pasal 385 KUHP Jo pasal 6 perpu No.51 tahun 1960 pada 7 Juli 2023.
"Idajen Memiliki sebidang tanah yang luasnya di 13,4 are. Dalam kenyataannya luas tanah di dalam sertifikat tidak seperti itu," paparnya.
Baca Juga: Polda Bali Telusuri Dugaan Korupsi di LPD Desa Adat Bugbug
Pengacara senior ini mengaku sudah pernah melaporkan kasus ini ke Polresta.
Tapi ketika itu belum mengantongi bukti formil dari BPN sehingga kasus tidak berlanjut.
Namun, untuk saat ini tentu beda ceritanya karena sudah ada data resmi dari BPN Denpasar.
"Kami mendapat data ada gambaran dan dikeluarkan secara sah oleh BPN Denpasar. Kami inginkan proses pidana ini berjalan secara faktual, kami sebagai pelapor tidak menghendaki mengambil hal orang lain. Tapi kami ingin hak kami kembali. Bagi kami cukup bukti-bukti ini," demikian jelasnya.
Adanya data dari BPN tersebut sebenarnya membuat jalannya atau proses kasus ini gampang dan tidak perlu berbelit-belit. "Sebenarnya jujur-jujuran saja, tanah Beben 13 sekian, tinggal ukur saja kan selesai," pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Revitalisasi Jalur Kaldera Tengger, Kurangi Kepadatan Wisata di Bromo
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Empat Nama Sudah Dikantongi Polisi, Namun Tersangka Belum Ditetapkan, Kasus Hindoli Mandek?
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026