Suara Denpasar - Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau yang akrab disebut KCJB ini emang bikin mata melotot.
Kolaborasi seru antara Indonesia dan China melalui PT. Kereta Cepat Indonesia China menghasilkan kereta cepat keren ini.
Bayangin, dari Jakarta ke Bandung, cuma butuh 45 menit aja, alias lebih cepat dari nyiapin secangkir kopi!
Antara dapat kesempatan eksklusif buat coba naik kereta yang punya julukan "Whoosh" ini buat perjalanan menuju Stasiun Tegalluar, Bandung, Jawa Barat. Nama "Whoosh" itu singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal. Keren kan?
Perjalanan dimulai dari Stasiun KCIC Halim jam 10:30 WIB. Area sekitar stasiun masih banyak yang lagi dibangun, tapi fasilitas di dalamnya udah oke banget buat nerima penumpang yang lagi ikutan uji coba ini.
Tiket uji coba kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara udah ludes sebelum dibuka buat umum bulan Oktober nanti.
Petugas di sana juga sigap dan ramah banget, bantuin penumpang masuk ke peron kereta cepat, tepat 10 menit sebelum keberangkatan.
Kereta cepat ini dibuat China, lho, dengan teknologi terkini. Gagah banget nunggu penumpangnya buat berangkat ke Tegalluar, Bandung.
Penumpang-penumpang juga nggak ketinggalan buat selfie bareng kereta cepat ini, biar bisa diabadikan di ponsel masing-masing.
Baca Juga: Suporter Setuju Persijap Jepara Diakuisisi PSIS Semarang, Yoyok Sukawi: Tinggal Tegal dan Cilacap
KCJB punya 8 gerbong dengan tiga kelas berbeda. Ada first class di gerbong 1 dan 8, bisnis di gerbong 7, dan sisanya kelas ekonomi premium.
Yang first class ada 18 kursi dengan warna abu-abu, kursi 2-1. Business class punya 28 kursi dengan warna merah, kursi 2-2.
Sementara kelas ekonomi premium punya 55 kursi dengan susunan 3-2. Yang seru, kursi di semua kelas bisa diputar buat ngeliat ke mana aja.
Pas jam 10:30, keretanya berangkat dengan kecepatan 20-40 km per jam. Keren banget, nggak ada suara berisik yang biasa kita dengar pas naik kereta biasa.
Tempat kaki luas, cocok buat yang kaki gede atau buat rebahan. Selama perjalanan, kereta ini sempit nyampe ke kecepatan puncaknya, 349 km per jam! Coba bayangin, nggak ada goncangan sama sekali.
Di dalam kereta, ada stop kontak, TV, meja lipat, dan toilet yang ramah buat yang butuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah