Suara Denpasar-Pratama Arhan Diberi Isyarat Ini Jika Ingin Bergabung ke Suwon FC, Bisa Jadi Merugikan Karena Hal Ini.
Pratama Arhan disebut-sebut sedang diminati oleh klub elit K League, Suwon FC. Hal itu tak terlepas dari penampilan apik Pratama Arhan dalam beberapa laga internasional saat membela Timnas Indonesia.
Tentu saja hal itu merupakan kabar baik bagi Pratama Arhan. Namun kabar itu justru menimbulkan tanggapan lain dari pengamat dan analis sepak bola internasional, Ben Griffis.
Menurut Ben Griffis, klub Liga Korea itu kemungkinan hanya memanfaatkan Pratama Arhan sebagai alat marketing. Meski ia tak menampik bahwaPratama Arhan memiliki potensi untuk bersaing di Liga Jepang atau Korea Selatan.
"Bagaimana jika Arhan hanya digunakan sebagai alat pemasaran sepanjang kariernya?" tulis Ben Griffis di Twitter. Menurutnya jika Pratama Arhan hanya dijadikan alat marketing, maka itu sangat membuat Pratama Arhan merugi.
Apalagi, Pratama Arhan tergolong sebagai salah satu pemain muda di Timnas Indonesia yang sedang berkembang. Sehingga yang ditakitnya, klub yang alan merekrutnya tak akan memberikan banyak kesempatan bermain.
Lalu hal itu ditakutka berujung pada menurutnya performanya sebagai pemain muda berkembang. "Mendatangkan pemain hanya untuk tujuan pemasaran, tanpa memberi mereka kesempatan nyata, adalah hal yang buruk," lanjutnya.
Menurutnya, seharunya dua hal itu harus berjalan bersama, antara marketing dan proses pengembangan bakat sang pemain. Griffis juga menyoroti klub sebelumnya Pratama Arhan, Tokyo Verdy, sebagai contoh klub yang lebih mementingkan pemasaran daripada memberi kesempatan pemain untuk berkembang.
"Sepertinya Verdy tidak pernah memberinya kesempatan dan kemudian memasarkannya, itu buruk. Verdy nampaknya tidak terlalu peduli pada pengembangan pemain, dan tampaknya ini menjadi tren di seluruh liga," sambungnya.
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Deal Dengan Klub Kasta Atas Liga Korea? Pratama Arhan Tolak Kesempatan Emas
-
Kritik Pedas Analis Sepakbola: Suwon FC Hanya Manfaatkan Pratama Arhan untuk Pemasaran?
-
Pratama Arhan Merapat ke Negara Peringkat 26 FIFA, Bakal Susul Asnawi Mangkualam?
-
Suwon FC Dituding Hanya Ingin Tambah Followers Gara-gara Rumor Eks PSIS Semarang Pratama Arhan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!