Suara Denpasar - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia termahal di Liga 1 pada pekan ke-13 disebut level permainannya turun.
Pelatih asal Kroasia adalah sosok yang menyebut level permainan pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini anjlok dari segi performanya.
Sang pelatih menyoroti performa dari pemain naturalisasi dengan nilai pasar termahal di Liga 1, dari pertandingan sebelumnya tampil menonjol, tapi saat pekan ke-13 dinilai biasa saja.
Pemain naturalisasi termahal di Liga 1 yang dimaksud adalah Marc Klok, dan pelatih asal Kroasia itu yakni Bojan Hodak.
Bojan Hodak dan Marc Klok diketahui berjuang bersama di klub Persib Bandung. Pemain naturalisasi tersebut memang cukup diandalkan oleh Hodak.
Tetapi, Hodak mengungkapkan level permainan Klok yang turun pada pekan ke-13.
"Untuk kemarin mungkin Klok yang tidak berada dalam level empat laga sebelumnya," ujar Hodak, seperti dilansir dari akun Instagram @explorepersib.
Meski demikian, Hodak malah bersyukur, karena Persib tidak bergantung pada satu atau dua pemain.
"Tapi pemain lainnya bermain dengan bagus, jadi ini bagus bagi tim, kami tidak bergantung pada satu pemain," lanjutnya.
Dikutip dari data Transfermarkt, (29/9/2023), Klok memiliki nilai pasar Rp7,82 Miliar, paling tinggi di antara pemain Liga 1 lainnya yang membela Timnas Indonesia. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan yang Cetak 16 Gol Ini Bisa Jadi Tandem Welber Jardim di Timnas Indonesia, Bima Sakti Minat?
-
Indra Sjafri Buka Suara Usai Gagal Ukir Sejarah Bareng Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
-
Kelas! Inilah 2 Pemain Asing yang Disebut Akan Dinaturalisasi Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya