News / Nasional
Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB
Poster Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)
Baca 10 detik
  • Mama Sinta membantah isu intimidasi TNI dan penggunaan pesawat pribadi milik pengusaha Haji Isam saat pergi ke Jakarta.
  • Kedatangan Mama Sinta ke Jakarta bertujuan melaporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 29 Mei 2026.
  • Laporan tersebut diajukan karena Mama Sinta merasa dirugikan akibat penggunaan wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter Pesta Babi.

Suara.com - Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta, membantah tudingan yang menyebut dirinya diintimidasi aparat TNI hingga diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat pribadi milik pengusaha Haji Isam.

Pernyataan itu disampaikan Mama Sinta merespons narasi yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya dijemput TNI dan difasilitasi oleh Haji Isam ke Jakarta.

Dalam video batahan yang beredar di media sosial, Mama Sinta menegaskan, kedatangannya ke Jakarta atas keinginan sendiri untuk mencari keadilan terkait penggunaan wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter Pesta Babi.

"Itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang. Saya tidak naik kapal ke Merauke atau ke Boven Digoel dengan pesawat helikopternya Haji Isam. Itu tidak ada, itu omong kosong. Itu namanya provokator," ujar Mama Sinta dikutip Suara.com, Seni (1/6/2026).

Mama Sinta juga mengaku tidak pernah bertemu dengan Haji Isam.

Selain membantah menggunakan pesawat pribadi Haji Isam, ia juga menepis isu yang menyebut dirinya mendapat tekanan dari aparat keamanan.

"Saya sendiri yang datang, tidak ada orang yang ajak saya. TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya," katanya.

film Pesta Babi (YouTube/Redaksi JubiTV)

Lapor Polisi

Mama Sinta sebelumnya datang ke Jakarta dan melaporkan Ketua LBH Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya pada Jumat (29/5/2026). Laporan tersebut diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya

Baca Juga: Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Ia mengungkap alasan utama datang ke Jakarta dan mealapor polisi, karena merasa martabatnya direndahkan setelah wajahnya ditampilkan dalam pemutaran film Pesta Babi tanpa izin.

Mama Sinta juga meminta publik tidak mencampuradukkan persoalan yang sedang ia tempuh dengan isu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua.

"Jangan kaitkan masalah PSN dengan saya punya harga diri. Film Pesta Babi ini sudah putar ulang-ulang di mana-mana dan tanpa izin saya. Apa saya boneka kah? Wajah saya tampil terus di mana mana saya malu," tegasnya.

Load More