Suara Denpasar – Baru-baru ini selain Jay Idzes, Ryan Flamingo menjadi incaran Shin Tae Yong untuk memperkuat timnas Indonesia dan sudah mengungkapkan niatnya untuk memperkuat Timnas Indonesia. Keduanya ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam nilai pasar mereka.
Ketika membandingkan nilai pasar kedua pemain buruan Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia ini, harga yang ditetapkan untuk Ryan Flamingo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Jay Idzes, meskipun usianya jauh lebih muda.
Menurut laman Transfermarkt, saat ini nilai pasar Ryan Flamingo mencapai Rp43,45 miliar. Sementara harga pasar Jay Idzes jauh lebih rendah.
Saat ini, pemain yang pernah memperkuat FC Eindhoven hanya memiliki nilai sebesar Rp13,04 miliar. Dengan kata lain, harga transfer Ryan Flamingo tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan Jay Idzes.
Ryan Flamingo saat ini bermain untuk klub Liga Belanda, FC Utrecht dan menempati ranking ke-7 di klub tersebut. Bek tengah berusia 20 tahun ini sekarang berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Liga Italia, Sassuolo.
Nama Ryan Flamingo belakangan ini mendapat perhatian yang cukup besar. Salah satu media asal Korea Selatan bahkan menyebutkan bahwa Shin Tae Yong tengah mengincar beberapa pemain keturunan.
Dilansir dari Bolatimes, ketertarikan Shin Tae Yong untuk menaturalisasi Ryan Flamingo ini diumumkan oleh media Korea Selatan, Best Eleven.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mempertimbangkan menaturalisasi Flamingo untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Kabar ini menciptakan pro dan kontra di kalangan netizen Indonesia. Beberapa menganggap bahwa naturalisasi Flamingo, seorang bek, tidaklah masuk akal mengingat banyaknya pemain belakang yang tersedia baik di dalam negeri maupun di kalangan pemain keturunan.
Namun, pendukung keputusan Shin Tae Yong menganggap bahwa naturalisasi Flamingo, yang masih berusia 20 tahun, akan meningkatkan kualitas Timnas Indonesia untuk masa depan.
Ryan Flamingo adalah seorang pemain keturunan Belanda yang lahir di Blaricum pada 31 Desember 2002, atau sudah berusia 20 tahun. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini memiliki darah Indonesia, Suriname, dan Belanda dalam garis keturunannya.
Karier sepak bola Flamingo dimulai di BFC Bussum Youth sebelum ia pindah ke Almere City pada tahun 2014. Di Almere City, Flamingo mengasah kemampuannya mulai dari tim U-17 hingga tim U-21.
Namun, ia juga sempat dipinjamkan ke tim Italia, Sassuolo, sebuah klub yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak bakat muda sepak bola Italia.
Flamingo dipinjamkan ke Sassuolo pada Februari 2021, di mana ia bermain untuk tim akademi Neroverdi bersama tim U-19. Setelah enam bulan di Sassuolo, Flamingo dibeli oleh klub dengan harga 70 ribu Euro dari Almere City pada musim panas 2021.
Setelah promosi ke tim utama Sassuolo pada tahun 2022, Flamingo kemudian dipinjamkan ke Vitesse Arnhem selama satu musim, di mana ia tampil sebanyak 34 kali di berbagai ajang pada musim 2022/2023.
Prestasinya selama masa peminjaman dan debutnya sebagai pemain profesional membuat Sassuolo meminjamkannya lagi pada musim 2023/2024, kali ini ke FC Utrecht. Di sini, ia bermain bersama dengan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ivar Jenner.
Sejauh ini, penampilan Flamingo di FC Utrecht cukup konsisten. Pada musim 2023/2024, ia telah tampil sebanyak empat kali dan mencetak satu gol.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak