Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah memberikan tanggapannya terhadap kontroversi yang melibatkan keputusan wasit dalam pertandingan antara Persija Jakarta dan Bali United pada pekan ke-13 BRI Liga 1 2023-2024.
Thomas Doll, pelatih Persija bahkan marah besar pada kecurangan wasit.
Meskipun Erick Thohir enggan untuk secara langsung menuduh, dia dengan tegas menyatakan bahwa PSSI akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba merusak integritas sepak bola Indonesia dengan melakukan kecurangan.
Khususnya, dalam hal kinerja wasit, sosok yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut menegaskan bahwa wasit yang terbukti melakukan pelanggaran akan dihadapkan pada proses hukum.
“Wasit itu juga manusia. Kita sudah memberikan jaminan BPJS Kesehatan bagi mereka. Ini adalah langkah yang sudah diambil selama berinvestasi," kata Erick Thohir, seperti yang dikutip dari Antara News (29/9/2023).
Pria berusia 53 tahun ini juga menjelaskan bahwa pentingnya kerja sama dari semua pihak dalam membersihkan sepak bola Indonesia dari praktik-praktik yang tidak fair.
Erick Thohir memberikan saran kepada pihak yang merasa dirugikan untuk mengadukan tindakan curang tersebut ke Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola.
Satgas ini memiliki anggota-anggota terkemuka seperti Maruarar Sirait, Najwa Shihab, Ardan Adiperdana, dan Akmal Marhali.
Jangan hanya saling tuduh-tuduhan tanpa ada bukti konkret. Mari kita tunjukkan bukti. Saat ini, kita telah memiliki Satgas Mafia Bola. Mereka telah memiliki hotline khusus untuk ini,” kata Erick Thohir.
Dia menyatakan bahwa dirinya siap dipanggil oleh Satgas jika ada dugaan kecurangan yang melibatkannya. Selain itu, dia menyebut bahwa sekarang ada akses yang lebih besar bagi masyarakat.
Erick juga mencatat bahwa jika media melaporkan hal-hal seperti ini, maka mereka dapat melaporkannya kepada Satgas. Selanjutnya, dia menambahkan bahwa kolaborasi dengan pihak kepolisian telah terjalin dalam hal ini.
Sebelumnya, pelatih Persija, Thomas Doll, dan pemain Riko Simanjuntak telah mengeluarkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan melawan Bali United.
Protes ini muncul karena mereka percaya bahwa Persija seharusnya diberikan tendangan penalti ketika Witan Sulaeman dijatuhkan di dalam kotak penalti lawan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Kontroversi dalam dunia sepak bola memang tidak dapat dihindari, namun tindakan tegas seperti yang dijanjikan oleh Erick Thohir dan partisipasi Satgas Mafia Bola diharapkan dapat membantu menjaga integritas dan kejujuran dalam olahraga yang dicintai oleh masyarakat Indonesia.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan