Suara Denpasar - RANS Nusantara FC akan menghadapi PSIS Semarang di pekan ke-15 lanjutan Liga 1 pada Jumat (6/10/2023) di Stadion Maguwoharjo, Semarang.
Menariknya, pelatih Rans Nusantara FC, Eduardo Almeida justru tak berambisi meraih 3 poin dalam pertandingan tersebut.
Pasalnya, bagi Almeida hasil apapun yang didapat tim berjuluk The Phoenix itu bukan menjadi tolak ukurnya.
"Saya merasa ini bukan hanya soal hasil.. meski saya tahu ada sejumlah pertandingan yang kami menangkan.. kami bermain bagus.. jadi kami tim yang tidak mengutamakan soal hasil saja," ungkap Almeida dikutip dari laman resmi ligaindonesiabaru.com pada Kamis (5/10/2023).
Menurutnya, hal yang paling utama untuk dievaluasi adalah perihal konsistensi dalam tampil maksimal di setiap pertandingan.
"Kami mengevaluasi paling sering mengenai penampilan.. jadi kalau bicara itu.. penampilan kami konsisten," imbuhnya.
Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan bahwa dalam sepak bola, menang dan kalah adalah hal yang wajar.
Namun ia kembali menegaskan bahwa performa konsisten tim lah yang seharusnya tetap terjaga.
"Tentu saja di sepak bola seperti yang saya katakan.. kadang-kadang kami menang, kadang-kadang kami kalah.. yang paling penting adalah soal performa konsisten tim.. bukan hanya pada September saja.. bahkan selama awal kompetisi sampai sekarang, kami tetap mencoba menjaga ini," papar mantan pelatih Arema FC tersebut.
Baca Juga: Bintang Baru Liga 1! Ini Profil Mohammad Khanafi Striker Persik Kediri
Adapun, selama September 2023 lalu, Rans Nusantara FC telah menyelesaikan 4 pertandingan. 2 kali menang, 1 kali imbang dan 1 kali kalah.
Almeida pun membahas soal perolehan 7 poin dari 12 poin yang tersedia selama bulan tersebut.
"Saya kira saat melihat dari realitas kompetisi.. performa tim kami positif karena kami menang 2 kali.. imbang 1 kali dan kalah 1 kali.. jadi dari 12 poin yang tersedia.. kami mendapatkan 7 poin," kata Almeida.
"Saya pikir performa kami positif.. karena kami tahu, pertandingan tandang itu selalu sulit.. namun beruntungnya kami mendapat gantinya usai kalah di partai kandang.. Alhasil, dalam laga tandang kami mendapat 4 poin dan laga kandang mendapat 3 poin," tambahnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Jelang Duel Melawan Persebaya di Lanjutan BRI Liga 1, Pelatih Persib Isyaratkan Rekrut Pemain Baru?
-
David da Silva Raih Best Player of The Week Pekan Ke-14 Liga 1 2023/2024 Setelah Cetak 3 Gol Lawan Persita
-
Jelang Kontra Persebaya, Pemain Rp7,82 Milyar Persib Bandung Ini Temui Bos Klub Liga 1 Lain, Segera Dibajak?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong