Suara Denpasar - Bek kiri eksplosif milik PSM Makassar, Yance Sayuri dipastikan tidak akan dilepas PSM untuk membela Indonesia dalam laga bertajuk ronde 1 Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Brunei Darussalam pada 12 Oktober 2023.
Dikutip dari akun instagram @timnasbolaindonesia, PSM Makassar menjelaskan alasan mengapa Yance tidak dapat membela Timnas Indonesia dalam laga tersebut.
“Suatu kebanggaan pemain kami dipanggil perkuat Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia. Namun, dengan berat hati tim tidak bisa melepas Yance karena masih tahap pemulihan cedera. Cedera didapatkan ketika lawan Borneo Samarinda”, ujar Sulaiman Abdul.
Saudara kandung Yakob Sayuri itu memang tampil eksplosif saat membela Juku Eja – julukan PSM Makassar.
Tercatat, ia telah membukukan 12 penampilan dalam 14 laga bersama PSM Makassar dan berhasil menorehkan 2 gol dan 1 assist, catatan yang cukup memukau untuk pemain yang berposisi sebagai bek kiri.
Pemain kelahiran Kepulauan Yapen 26 tahun lalu ini juga tampil saat PSM berkompetisi dalam turnamen bernama AFC Cup yang merupakan kompetisi kasta kedua antar klub Asia.
Tergabung dalam grup H, PSM ditemani oleh klub asal Vietnam Hai Phong, klub asal Malaysia yang kini diperkuat winger Timnas Indonesia Saddil Ramdhani yakni Sabah FC, dan Klub Singapura Hougang United.
Di laga pertama, PSM disungkurkan oleh Hai Phong dengan skor 3-0 dan kini berada di dasar klasemen Grup H AFC Cup 2023. Di laga selanjutnya, PSM akan menghadapi Sabah FC hari ini (5/10/2023) yang akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta