Suara Denpasar - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll memiliki pandangan berbeda mengenai opini dari berbagai pihak, terutama Jakmania.
Opini tersebut adalah terkait performa anak asuhnya, Andritany Ardhiyasa.
Seperti diketahui, performa Andritany kini telah berbeda jika dibandingkan musim lalu.
Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia itu menjadi kiper terbaik dengan catatan 15 clean sheet di Liga 1 musim lalu.
Akan tetapi, dilansir dari laman resmi persija.id pada Kamis (5/10/2023), Andritany dianggap kerap melakukan kesalahan sehingga Macan Kemayoran gagal mendapatkan hasil positif.
"Semua memiliki opininya masing-masing.. jadi kalau mau mengikuti kemauan mereka di sosial media tak akan ada habisnya.. untuk sekarang, kami tak akan mengubah dan membahas apapun soal posisi penjaga gawang.. sebab dia (Andritany) juga kapten dari Persija," papar Thomas.
Pemain seharga Rp4,35 Miliar itu pun hanya mencatatkan 2 kali clean sheet dari 14 penampilan musim ini.
Kendati begitu, Thomas Doll tetap tak memandang catatan buruk Andritany itu sebagai masalah utama gagalnya Persija meraih hasil positif.
"Posisi kiper selalu menjadi orang yang paling terakhir di depan gawang.. jadi semua gol yang tercipta bukan kesalahan Andritany," kata mantan pelatih Al-Hilal tersebut.
Baca Juga: The Jakmania Desak Presiden Persija Jakarta Datangkan Sang Mantan, Pemain 14 Gol, Ini Profilnya
"Sebetulnya bek kami dapat membantu bertahan dengan cara mundur lebih cepat dari biasanya.. karena saat kami mendapat serangan long ball.. situasi seketika menjadi satu lawan satu, yang pasti semua kiper akan sulit dalam situasi itu," tambahnya.
Terlepas dari berbagai desakan, Thomas Doll lalu menegaskan bahwa Andritany tetap akan menjadi penjaga gawang utama tim Macan Kemayoran.
"Sudah pasti semuanya memiliki pemikiran masing-masing tentang siapa yang layak bermain.. tapi saya tekankan.. untuk pekan ini Andritany akan bermain sebagai penjaga gawang utama," pungkasnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur