/
Rabu, 04 Oktober 2023 | 21:12 WIB
Sindir Timnas Indonesia? Thomas Doll Jaga Tradisi Orbitkan Pemain Muda Persija Jakarta

Suara Denpasar – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll bertekad menjaga tradisi mengorbitkan pemain muda ke skuad utama timnya sebagai kekuatan tim di masa depan. Langkah yang dilakukan Thomas Doll disebut-sebut untuk menyindir Timnas Indonesia.

Seperti diketahui dalam beberapa kesempatan, Persija kehilangan beberapa pemain kuncinya yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.

Nama-nama pemain Persija seperti Muhammad Ferrari, Rizky Ridho Ramadhani, Doni Tri Pamungkas, Syahrian Abimanyu, Alfriyanto Nico, Rayhan Hannan, hingga kiper muda mereka, Cahya Supriadi sering meninggalkan tim untuk membela Timnas Indonesia.

Hal itulah yang kerap kali membuat Thomas Doll pusing karena pilihan pemain yang terbatas di tengah persaingan kompetisi domestik yang sengit.

Juru taktik asal Jerman itu juga sempat terlibat friksi dengan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong soal pemanggilan pemain untuk mengikuti agenda Timnas Indonesia.

Puncaknya, Thomas Doll menahan Rizky Ridho untuk tidak bergabung dengan skuad Timnas Indonesia U-23 di ajang Piala AFF U-23 2023 pada Agustus 2023 lalu.

Saat itu ia berdalih bahwa Piala AFF U-23 2023 tak masuk dalam kalender FIFA dan tenaga Rizky Ridho dibutuhkan Persija.

Mengantisipasi hal serupa kembali terulang. Thomas Doll berencana mempromosikan pemain muda ke skuad tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Pihaknya juga senang dengan kembali bergulirnya kompetisi kelompok usia dini, Elite Pro Academy (EPA) musim ini.

Baca Juga: PSSI Siapkan 4 Stadion Terbaik Standar Internasional untuk Piala Dunia U-17 November Mendatang

“Memang tidak mudah, tetapi saya senang dengan adanya kompetisi seperti ini yang akan berjalan karena ini sangat penting bagi pemain muda untuk berkompetisi dengan level usia mereka,” jelas pelatih berusia 56 tahun itu dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Rabu (4/10/2023).

“Kenapa tidak (mempromosikan pemain muda). Tetapi biasanya jika saya mengambil pemain muda, mereka akan lebih banyak bermain untuk timnas, bukan saya,” ujar Thomas Doll. (*/Rizal)

Load More