Suara Denpasar - Proses naturalisasi Cyrus Margono tinggal menunggu pembuatan SKIM. Tentu hal ini membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang nasib Ernando Ari dan Nadeo.
Sebab, penjaga gawang yang sebelumnya selalu menjadi langganan Timnas Indonesia itu, bisa-bisa dibangku cadangkan lantaran hadirnya Cyrus Margono.
Menjawab kegelisahan ini Pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon menerangkan soal kondisi penjaga gawang untuk Timnas Indonesia.
Menurutnya, Shin Tae-yong mempunyai kriteria untuk penjaga gawang dengan tinggi minimal 185 cm, kemudian diturunkan menjadi 180 cm.
Ia juga menjelaskan bahwa skuad yang diasuh oleh Shin Tae-yong masih belum membutuhkan penjaga gawang naturalisasi.
Mengingat, penjaga gawang di Indonesia sudah cukup banyak, seperti Nadeo Argawinata, Ernando Ari Sutaryadi dan Syahrul Trisna.
"Sampai saat ini tidak ada masalah (soal penjaga gawang Timnas)," ujar ungkap Yoo Jae-hoon seperti dikutip dari kanal YouTube Sport77 Official.
Sebagaimana diketahui, kabar naturalisasi untuk posisi penjaga gawang masih ramai diperbincangkan oleh warganet.
"Tapi akhir-akhir ini banyak netizen yang minta naturalisasi Emil Audero," kata Yoo Jae-hoon.
"Sama satu lagi yang main di Yunani, Cyrus," imbuhnya.
Baca Juga: Usai Yoyok Sukawi Takut PSIS Juara Liga 1, Kini Langsung Kalah dari RANS Nusantara FC
Meski penjaga gawang Cyrus Margono dan Emil Audero memiliki kemampuan yang tak perlu diragukan lagi, namun bagi Yoo Jae-hoon penjaga gawang yang ada di Timnas sudah cukup.
"Tapi menurut saya, sudah cukup kualitas kiper Timnas Indonesia ini, ada Nadeo, Riyandi, Syahrul, apalagi Ernando, ada Adi juga," kata Yoo Jae-hoon.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Kena Rasisme Netizen, Ryan Flamingo Pemain Keturunan Indonesia Seharga Rp 43,45 Miliar Lebih Pilih Timnas Belanda
-
Ada 3 Pemain Naturalisasi Indonesia, Ini 14 Nama yang Direkomendasikan The Jakmania untuk Persija Jakarta di Putaran Kedua
-
Pemain Naturalisasi Jebolan Liga Jepang Tak Dipilih Timnas Indonesia, Belum Layak?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas