Suara Denpasar - Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu veneu Piala Dunia U17 November mendatang. Namun, venue yang dipakai untuk beberapa pertandingan babak penyisihan dan 16 besar itu masih ada kekurangan.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Local Organizing Committee (LOC) Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir, yang juga ketum PSSI.
Dia mengungkap hasil inspeksi FIFA atas Stadion Si Jalak Harupat (SJH) di Kabupaten Bandung.
Erick Thohir mengatakan, perwakilan FIFA telah memeriksa langsung kondisi stadion berikut fasilitasnya.
Dia menyebutkan, Stadion Si Jalak Harupat masih membutuhkan beberapa perbaikan minor. Ini hars segera dilakukan sebelum seluruh venue diserahkan kepada FIFA pada 27 Oktober.
"Dari FIFA sendiri persiapan sudah hampir 100 persen. Tinggal ada perbaikan kursi saja yang warna orange itu tinggal bautnya dikuatkan," kata Erick Thohir dalam unggahan di akun instagramnya, dikutip Selasa (10/10/2023).
Walau demikian, dia mengapresiasi adanya dukungan dari pemerintah setempat.
Erick melanjutkan, FIFA masih melakukan cek finalisasi untuk memastikan bahwa venue 100 persen siap.
Setelah SI Jalak Harupat selesai, katanya, tim FIFA akan melanjutkan pengecekan di Jakarta, terutama Stadion JIS dan tempat latihan.
Baca Juga: Meski Cedera! Marselino Ferdinan Pulang Kampung ke Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Selain Si Jalak Harupat, ada lima lapangan latihan di Jawa Barat. Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyebut hanya lapangan Arcamanik yang butuh sedikit perbaikan.
Sedangkan mengenai transportasi, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) agar mempercepat akses dari Jakarta ke Bandung.
Dilansir daril laman PSSI, Stadion Si Jalak Harupat akan dipakai untuk laga penyisihan hampir semua laga penyisihan dari Grup D dan F. Hanya beberapa laga dari grup C dan E.
Beberapa laga babak penyisihan dan 16 besar yang akan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat Bandung adalah sebagai berikut:
Grup C (Brasil, Inggris, Iran, dan Kaledonia Baru)
17 November
Berita Terkait
-
Pengamat dan Eks Persija Yakin Timnas Indonesia Juara Grup Piala Dunia U17, Erick Thohir: Kita Punya Harapan
-
Ridwan Kamil Ungkap Hasil Inspeksi FIFA soal Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk Venue Piala Dunia U-17
-
Update Piala Dunia U-17 : Bandung Genjot Perbaikan Stadion Si Jalak Harupat, Walikota Surabaya Klaim Sarpras Stadion GBT Ready
-
Disepakati FIFA, Stadion JIS Akan Jadi Tempat Pembukaan Piala Dunia U17 2023? Erick Thohir Beri Bocoran Begini
-
Gocekannya Ngeri seperti Messi, Bima Sakti Disuruh Angkut Pemain Sydney FC untuk Piala Dunia U17
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang