Suara Denpasar - Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia mengatakan jika proses naturalisasi Nathan Tjoe-A-On telah dilakukan dan berjalan dengan lancar.
Sebelumnya, Shin Tae-yong menuturkan jika Nathan Tjoe-A-On yang kini memiliki paspor Belanda tertarik untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.
Bahkan jauh-jauh hari, pelatih asal Korea Selatan tersebut merasa tertarik untuk segera melakukan proses naturalisasi kepada pemain Swansea City tersebut.
"Setahu saya lancar untuk naturalisasi pemain tersebut (Nathan Tjoe-A-On)," kata juru taktik tersebut yang tengah berada di Lapangan A Senayan, Jakarta, dikutip dari akun X/Twitter @UpdateBolabola dan laman suara.com, Senin (9/10/2023).
"Jujur masalah administrasi belum tahu, nanti akan bertemu dulu dengan Pak Ketum (Erick Thohir), setelah itu baru akan saya umumkan," ucap Shin Tae-yong.
Walaupun demikian, Shin Tae-yong tidak mengetahui sampai sejauh mana proses naturalisasi yang dilakukan pemain Swansea City tersebut.
Oleh karena itu, juru taktik asal Korea Selatan akan bertanya mengenai hal ini terlebih dahulu kepada Erick Thohir, selaku Ketua Umum PSSI.(*/Rizal)
Berita Terkait
-
Calon Pemain Naturalisasi Berdarah Semarang Seharga Rp8,69 Miliar Asal Swansea City Siap Bela Timnas Indonesia, Dikonfirmasi Shin Tae Yong
-
Resmi Dinaturalisasi, Striker Bali United jadi Ancaman Baru Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong
-
Bukan Stefano Lilipaly, Ini Alasan Shin Tae-yong Panggil Hokky Caraka dan Dzaky Asraf untuk Posisi Lini Depan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA