Suara Denpasar - Pasar transfer sepakbola Indonesia sedang hangat dengan kabar terkait potensi pertukaran pemain antara Persebaya Surabaya dan Arema FC. Fokus dari pertukaran ini adalah antara Gustavo Almeida dan Ze Valente, dua pemain berbakat yang telah mencuri perhatian dalam Liga 1.
Gustavo Almeida, yang saat ini menjadi pencetak gol terbanyak dalam Liga 1, telah mencuri perhatian dengan penampilannya yang impresif bersama Arema FC musim ini.
Persebaya Surabaya dikabarkan sangat berminat untuk mengontrak striker ini guna menggantikan peran Paulo Victor, yang sedang menjadi perbincangan. Informasi itu bersumber dari postingan terbaru di akun Twitter @goldmin_82.
“Gustavo almeida 80%
Disclaimer :
50 % : penawaran agen masuk / pembicaraan awal
80 % : persetujuan pemain bergabung dan nego nominal dll
100 % : semua telah disepakati / Sign kontrak
Sebelum 100 % semua masih dinamis dan bisa batal” ujar akun tersebut.
Baca Juga: Ketum PSSI Erick Thohir Rencanakan Trophy Tour Satu Bulan ke Empat Kota Jelang Piala Dunia U-17
Postingan tersebut menyatakan bahwa ada kemungkinan sebesar 80% untuk Gustavo Almeida bergabung dengan Persebaya, dengan 50% diantaranya terkait dengan penawaran awal dan pembicaraan. Sisanya, sekitar 20%, tergantung pada persetujuan pemain dan negosiasi kontrak.
Penting untuk diingat bahwa hingga ada tanda tangan resmi, selalu ada potensi bagi perbincangan ini untuk berakhir tanpa kesepakatan.
Di sisi lain, Ze Valente, seorang gelandang Persebaya, juga menjadi sorotan. Kabar telah beredar bahwa Ze Valente mungkin akan ditawarkan kepada Arema FC di tengah musim Liga 1 2023/2024.
Ze Valente sendiri masih memiliki kontrak dengan Persebaya hingga tahun 2025. Namun, klub tampaknya terbuka untuk melepasnya jika ada tim lain yang bersedia memenuhi tuntutan mereka.
Minat Arema FC untuk mendapatkan Ze Valente juga telah ditegaskan melalui Twitter oleh akun @Goldmind_82, yang mengindikasikan kemungkinan sebesar 50% untuk Ze Valente bergabung dengan Arema FC.
Angka ini sejalan dengan persentase yang sama, dengan 50% untuk penawaran awal dan pembicaraan, serta 20% untuk persetujuan pemain dan negosiasi kontrak. Hingga kesepakatan mencapai 100%, selalu ada potensi untuk batal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bos Tempat Hiburan Malam di Labuhanbatu Ditangkap Saat Liburan ke Bandung, Ini Perannya
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
Batal ke Super League? Gelandang Keturunan Maluku Lebih Dekat ke Kasta Teratas Belgia
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?