Suara Denpasar - Shin Tae-yong blak-blakan sampaikan kelemahan Ramadhan Sananta ke publik di hadapan media.
Dalam konferensi pers usai laga Timnas Indonesia kontra Brunei Darussalam pada Kamis, 12 Oktober 2023, pelatih yang akrab disapa Coach STY itu menyampaikan hal tersebut.
Ia menyebut Ramadhan Sananta punya kelemahan yang membuatnya tidak dimainkan sebagai starter.
Shin Tae-yong menyebut Sananta tidak kuat atau tidak bisa main selama 90 menit, sehingga itulah alasan mengapa ia tidak masuk starting eleven.
"Sananta memang secara otot tidak bisa bermain 90 menit," ujarnya, dikutip Suara Denpasar dari Suara.com pada Jum'at, (13/10/2023).
Coach STY menyampaikan bahwa kelemahan striker asuhannya itu sedang berusaha ia perbaiki.
"Saya sedang berusaha untuk bisa mengubah itu dan Sananta sendiri juga harus berusaha agar fisiknya bisa untuk bermain 90 menit," lanjutnya.
Setelah menyampaikan kelemahan Ramadhan Sananta, Shin Tae-yong kemudian memuji striker muda Timnas Indonesia.
Hokky Caraka, ialah sosok striker muda Timnas Indonesia yang dipuji Coach STY karena sudah bermain di Timnas senior walau belum menciptakan gol.
"Saya mengucapkan selamat kepada Hokky yang debut di timnas senior. Sebagai striker di sepak bola Indonesia, harus lebih bekerja keras ke depannya," ucapnya.
Sebagai informasi, laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam berakhir dengan skor 6-0, skuad garuda menang dengan skor telak dalam laga itu.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
-
Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas
-
Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?
-
Sering Disangka Pegal, 6 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Saraf Tepi Bermasalah