Suara Denpasar - Anak Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid sindir putusan MK (Mahkamah Konstitusi) soal penambahan frasa untuk batasan usia Capres dan Cawapres 2024, ia bahkan menyampaikan cerita sang ayah yang juga pernah berhadapan dengan MK.
Gus Dur, atau dengan nama lengkap KH. Abdurrahman Wahid merupakan Presiden ke-4 Republik Indonesia, sosoknya kerap dijuluki bapak pluralisme.
Sosok bapak pluralisme itu ternyata juga pernah mengajukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi, namun permohonannya ditolak.
Dilansir dari YouTube suaradotcom, permohonan Gus Dur saat itu ditolak, berbeda dengan nasib sekelompok mahasiswa yang permohonannya dikabulkan soal penambahan frasa pada aturan batasan usia Capres dan Cawapres 2024.
Mulanya Inaya menyampaikan bahwa dirinya setuju apabila angka batasan usia Capres Cawapres diturunkan, namun tidak setuju jika hanya ditambah frasa seperti putusan MK saat ini.
"Saya sendiri termasuk yang sepakat kalau angkanya (batasan usia) diturunin," ucapnya saat diwawancara pihak Suara.com dilansir dari kanal YouTube suaradotcom pada Kamis, (19/10/2023).
Singkatnya, putusan MK soal batasan usia Capres Cawapres menetapkan bahwa minimal usia Capres Cawapres adalah 40 tahun, namun siapapun boleh mendaftar meski belum berusia 40 tahun apabila pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.
Putusan MK itu merupakan pengabulan atas permohonan sekelompok mahasiswa yang menamai diri mereka sebagai 'PROKLAMASI (Pro Kader Lintas Mahasiswa Indonesia)'.
Inaya kemudian menceritakan Gus Dur atau ayahnya sendiri yang permohonannya pernah ditolak MK padahal didampingi banyak ahli hukum.
Baca Juga: Buka Suara! Anak Gus Dur Komentari Putusan MK Batas Usia Capres Cawapres 2024: Saya Sendiri...
"Karena gini, kaya bapakku aja dulu pernah ngajuin JR kan, kalau gak salah tuh parliamentary threshold, itu bareng banyak ahli hukum, gagal," jelasnya.
"Bapakku kan siapa sih? Bapakku bukan anak mahasiswa umur 23 tahun, jadi mungkin itu kesalahannya," sindirnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Buka Suara! Anak Gus Dur Komentari Putusan MK Batas Usia Capres Cawapres 2024: Saya Sendiri...
-
Bima Arya Kritisi Keputusan MK Tentang Batas Usia Capres-Cawapres, Bagaimana Mengukur Pengalaman?
-
Mahkamah Konstitusi Didesak Bubar Usai Putusan Batas Usia Capres Cawapres 2024
-
Bukan Cawapres! Mahfud MD Disebut Akan Jadi Capres di Pilpres 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Pompa Air Otomatis yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi Terlaris dan Hemat Listrik
-
Lipstik Wardah Apakah Tahan Lama? Ini 4 Pilihan dengan Klaim Awet hingga 20 Jam
-
ASN Pemukul Perawat di RSUD Koesnadi Jadi Tersangka
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
-
4 Urutan Skincare Wardah saat Kulit Purging agar Cepat Pulih, Lengkap dengan Harga dan Review