Suara Denpasar - Shin Tae-yong selaku pelatih kepala Timnas Indonesia memberi reaksinya ke awak media, terkait pengelompokan "lokal" dan "naturalisasi" oleh publik.
Di media sosial memang terpantau beberapa netizen gemar menyebut kata lokal pride dan juga pemain naturalisasi.
Puncaknya setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, ketika Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam.
Saat itu, Pratama Arhan menjadi korban sasaran sindirian keras dari warganet.
Pratama Arhan dibandingkan performanya dengan bek kiri keturunan yang sudah dinaturalisasi oleh PSSI, Shayne Pattynama.
Memang di tubuh Timnas Indonesia, era kepelatihan Shin Tae-yong, ada beberapa pemain keturunan yang dipanggil.
Mereka dapat memperkuat Timnas Indonesia lantaran telah diproses secara sah dengan cara naturalisasi.
Namun, sebagian publik malah membuat perbedaan di antara pemain Timnas, meskipun mereka berjuang atas nama Indonesia.
Shin Tae-yong geran mengenai penyebutan lokal dan naturalisasi yang terlontar ke anak asuhnya.
Baca Juga: Anak Kandung Shin Tae-yong Kalah! Asnawi Mangkualam Lebih Dipercaya di Liga 2 Korea Selatan?
"Tolong jangan beda-bedakan antara pemain lokal dan pemain naturalisasi. Memang tim punya taktik sendiri jadi tolong hargai saja," ucap Shin Tae-yong, dikutip dari Suara Moots, (19/10/2023).(*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen