Suara Denpasar - Dalam laga bertajuk derby Jatim, Persebaya Surabaya melakoni laga tandang ke kandang Persik Kediri. Laga yang diwarnai dengan satu kartu merah untuk pemain Persebaya, dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor telak 4-0.
Setelah laga usai, dalam konferensi pers, Josep Gombau, pelatih Persebaya menyebutkan apa yang jadi penyebab kekalahan timnya dari Persik.
"Pada babak pertama, permainan kedua tim cukup seimbang sebenarnya. Keduanya sama-sama menciptakan banyak peluang," kata pelatih anyar Persebaya itum dikutip dari Youtube Persebaya.
"Namun semua berubah di babak kedua. Banyak pemain melakukan kesalahan-kesalahan individu hingga gawang kami kebobolan. Terlebih lagi 5 menit berikutnya kita main hanya dengan 10 pemain saja dan itu semakin menyulitkan kami," lanjutnya.
Banyak pihak beranggapan kekalahan telak Persebaya ini karena pelatih asal Spanyol tersebut menaruh Song Ui-young di posisi bek tengah. Padahal posisi asli pemain ini adalah gelandang serang.
Terbukti, ada andil blunder dari Song untuk 2 gol pertama yang dibikin oleh Persik Kediri. Namun Josep Gombau punya alasannya sendiri.
"Banyak pemain kami di lini belakang yang mengalami cedera dan akumulasi sehingga tidak dapat bermain. Catur dan Dusan kena suspend," jelas Josep Gombau.
"Alasan saya memilih Song di posisi bek tengah adalah karena dia lebih bagus dalam segi build up serangan (dari belakang). Dan Song cukup bagus dalam melakukannya," lanjutnya.
Saat ditanya apakah drama di penghujung babak pertama juga ikut mempengaruhi permainan Persebaya, Josep Gombau menjawab:
Baca Juga: Dicopot dari Jabatan Kapten Tim Persebaya, Pemain Kesayangan Bonek Resmi Dilepas ke Klub Liga 2
"Kejadian itu sama sekali tidak berpengaruh. Kami kalah karena kami banyak melakukan kesalahan-kesalahan individu," tukasnya.
Josep Gombau menambahkan bahwa wajar saja jika para bonek kecewa dengan kekalahan telak ini. Namun pihaknya berjanji akan segera berbenah untuk kembali dapat bersaing. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah