Suara Denpasar - Siapa yang tidak sakit hati dengan namanya yang tiba-tiba dicoret saat hendak dilantik pada Senin, 30 Oktober 2023 hari ini di Gedung KPU RI, Jakarta.
Itulah yang dialami oleh Bhimantara Ari Sugandi salah satu anggota KPU Denpasar yang terpilih mendadak dicoret.
Dia menjelaskqn dalam surat keputsan KPU RI Nomor 117/SDM.12-Pu/04/2023 tertanggal 28 Oktober 2023, namanya tercantum sebagai salah satu yang terpilih.
Tapi, jelang dilantik namanya dicoret pukul 11.20 WIB. Atau empat jam sebelum pelantikan.
Di sisi lain SK perubahan tersebut dia sudah berada di Jakarta untuk mengikuti pelantikan yang rencananya akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB, Senin (30/10) di Gedung KPU RI, Jakarta.
Ari Sugandi menjelaskan bahwa dia diberitahu oleh ketua KPU Provinsi Bali dan Sekretaris KPU Kota Denpasar bahwa ada kesalahan penulisan nama dalam SK KPU RI.
“Saya dapat informasi bahwa ada kesalahan penulisan SK. Artinya secara resmi saya terima perubahan SK itu pukul 11.20 WIB. Pak Ketua KPU Bali dan juga Sekretaris KPU Kota Denpasar menyampaikan bahwa ada perubahan dari pimpinan KPU RI,” katanya kepada awak media ketika dihubungi melelui telepon seluler, Senin (30/10/2023).
Mantan Panwascam Denpasar Utara itu mengaku sangat kecewa karena KPU RI dinilai tidak profesional, dan tidak sesuai dengan asas sebagai penyelenggara pemilu yang harus jujur, adil, mandiri dan berkepastian hukum.
“Jelas kecewa karena saya juga penyelenggara pemilu walaupun Cuma di tingkat desa, tapi kita tahu penyelenggara kan harus mandiri, jujur, adil, tertib, berkepastian hukum dan ada profesinal di dalamnya. Namun di sini saya kecewa terhadap KPU RI karena perubahannya dalam hitungan jam,” jelasnya.
Baca Juga: Ada Apa? Anggota KPU Kota Denpasar Mendadak Diganti
Untuk diketahui, dalam SK terbaru tersebut, Bhimantara Ari Sugandi diganti dengan Sibro Mulissyi yang merupakan incumbent.
Namun ia mengaku sudah menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Namun ia berharap ke depan KPU RI harus bisa profesional.
“Kita tahu prinsip penyelenggara pemilu kan mandiri, jujur, adal dan berkepastian hukum dan profesional. Tapi dalam kasus ini asas profesional dan juga tertib dan kepastian hukumnya kurang bagus, ya mudah-mudahan bisa dibenahi agar kejadian yang sama tidak terulang seperti saya,” tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus